Sebastian Gunawan Signature 2026: Kebebasan dalam Balutan Jazz & Jasper
Euforia Paris Fashion Week Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 seolah terasa hingga Jakarta saat Sebastian Gunawan Signature menggelar peragaan bertajuk 'Jazz & Jasper' di Hotel Mulia Jakarta.
Koleksi ini merupakan persembahan untuk pribadi yang bebas di tengah situasi negeri yang penuh tekanan.
>>> Winwin Resmi Hengkang dari NCT dan SM Entertainment, Tulis Surat Perpisahan
Label yang digawangi duo desainer suami-istri Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese ini telah berdiri lebih dari tiga dekade.
Sebastian sendiri merupakan anggota awal The Asian Couture Federation (ACF) yang dibentuk pada 2013.
Inspirasi Era 1920-an dan 1980-an
Tajuk 'Jazz & Jasper' merujuk pada era 1920-an yang dikenal sebagai Roaring Twenties, masa transisi yang memberi ruang bagi perempuan untuk bergerak lebih bebas.
Busana tidak lagi berkorset berkat inovasi perancang seperti Paul Poiret dan Coco Chanel.
"Sebuah masa yang memberikan kebebasan pada wanita secara absolut. Cara bersosialisasi pun berubah, perempuan berani pergi clubbing dan merokok," ujar Seba, panggilan akrab Sebastian, kepada Wolipop.
Kehadiran jazz yang lebih ekspresif turut merefleksikan perubahan zaman yang melahirkan generasi perempuan flapper.
Untuk memberi kesan modern, Seba dan Cristina juga mengeksplorasi era 1980-an dengan aksentuasi strong shoulders.
"Aksentuasi pada bahu seperti shoulder pad mulai populer sebagai bentuk kestabilan perempuan agar setara dengan pria," ungkap Cristina.
>>> Celine Evangelista Bercadar saat Antar Anak ke Pesantren, Curhat Beratnya Berpisah
Koleksi ini memadukan tailoring terstruktur, rok berumbai, siluet low waist, tulip skirt, dan cocoon yang diperkaya permainan transparansi.
Aksesori buatan Rinaldy A. Yunardi melengkapi tampilan para model.
Kombinasi warna dan motif tak terduga seperti merah dengan emas, garis geometris dengan ukiran Art Nouveau, memperkuat energi kebebasan.
Teknik baru seperti pengaplikasian benang wol yang ringkih turut dieksplorasi.
Antusiasme terasa sejak di depan pintu Grand Ballroom Hotel Mulia Jakarta, dengan tamu undangan yang hadir sesuai dress code serba hitam.
Namun, tak sedikit yang 'melanggar', seperti Ayla Dimitri yang tampil dalam A-line mini dress oranye terang.
"Tapi ini tetap Sebastian Gunawan," ujar influencer fashion itu.
>>> Festival Bayreuth 150 Tahun: Tanpa Wagner, Bagaimana Musik Klasik?
Filosofi kebebasan yang diusung terasa relevan di tengah maraknya aksi pembungkaman pendapat dan persekusi terhadap kelompok minoritas.
Update Terbaru
PM Modi Kunjungi Candi Prambanan Bersama Presiden Prabowo, Berdoa di Situs Bersejarah
Rabu / 08-07-2026, 19:51 WIB
Mantan Wasit Final Piala Dunia 2022 Kritik Keputusan VAR Anulir Gol Mesir
Rabu / 08-07-2026, 19:51 WIB
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Ini Artinya
Rabu / 08-07-2026, 19:50 WIB
Harga Minyak Melonjak Usai Trump Nyatakan Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir
Rabu / 08-07-2026, 19:35 WIB
Michelle Randolph Soroti Karier Akting Usai Debut Media Sosial
Rabu / 08-07-2026, 19:35 WIB
Jacob deGrom Yakin Bisa Hindari Cedera Serius Usai Alami Nyeri Pinggul
Rabu / 08-07-2026, 19:34 WIB
Penarikan Produk Makanan di AS Melonjak, Rantai Supermarket Tarik Barang Terkontaminasi
Rabu / 08-07-2026, 19:33 WIB
Taste of Chicago 2026 Kembali ke Grant Park pada Juli
Rabu / 08-07-2026, 19:33 WIB
AI Exhibition 2026 Resmi Dibuka di World Capital Tower Jakarta
Rabu / 08-07-2026, 19:13 WIB
OJK Buka Suara soal Bank Asing Tarik Dana Besar-besaran
Rabu / 08-07-2026, 19:13 WIB
Lee Da In Melahirkan Anak Kedua, Lee Sung Gi Kini Punya Putra
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Pesantren Tambakberas Jombang Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Eks Wakil Menteri Irak Sembunyikan Uang Korupsi Rp361 M di Galon Air
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Mario Kart Tour Tutup Layanan, Tanpa Versi Offline
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB







