Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat, menggelontorkan dana Rp553 miliar untuk program pengembangan layanan.

General Manager BIM Dony Subardono mengatakan anggaran tersebut telah masuk dalam adendum kedelapan dan saat ini dalam tahap pendampingan Kejaksaan.

in1

>>> Kemdiktisaintek Buka Beasiswa PDDI 2026 untuk Dosen S3

Dari total dana tersebut, sekitar Rp140 miliar dialokasikan khusus untuk beautifikasi terminal.

Program ini dijalankan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang BIM untuk meningkatkan standar pelayanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara.

Langkah strategis itu juga bertujuan memperkuat identitas Sumatera Barat sebagai pintu gerbang utama wisatawan.

Empat Fokus Beautifikasi

Dony menjelaskan program beautifikasi memiliki empat fokus utama.

Pertama, sentuhan budaya Minangkabau modern melalui transformasi visual interior dengan perpaduan arsitektur modern dan motif tradisional seperti ukiran Kaluak Paku dan Pucuak Rebung.

Kedua, peningkatan fasilitas dan kenyamanan melalui peremajaan area tunggu, optimalisasi ambience, serta peningkatan fasilitas toilet yang ramah disabilitas.

>>> Kemendiktisaintek Tambah Tes Bakat Skolastik pada Seleksi Beasiswa PDDI 2026

Ketiga, penataan alur penumpang dengan menata ulang tata letak area check-in dan komersial agar pergerakan lebih lancar.

Keempat, penyediaan area hijau di dalam terminal untuk menciptakan nuansa asri dan sejuk.

BIM juga ingin memberikan pengalaman yang dapat dirasakan lima panca indra, mulai dari visual budaya Minangkabau, sentuhan pakaian adat, suara musik daerah, cita rasa kuliner Sumbar, hingga aroma khas di terminal.

Dony memastikan seluruh tahapan beautifikasi dikelola ketat agar tidak mengganggu operasional penerbangan.

Area kerja fisik disekat rapi dan pengerjaan berat dilakukan pada jam sepi penerbangan atau malam hari.

Tahap awal beautifikasi direncanakan rampung pada awal Kuartal III/2026 dan keseluruhan pada Kuartal IV/2026.

>>> IHSG Konsolidasi Jelang Keputusan MSCI, Simak Rekomendasi Saham

Setelah selesai, BIM diharapkan tampil lebih segar untuk menyambut pertumbuhan arus wisatawan dan mendukung sektor ekonomi serta pariwisata Sumatera Barat.