PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melanjutkan program pengembangan infrastruktur di empat bandara pada tahun ini.

Proyek transformasi ini dijalankan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang, dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

in1

>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, mengatakan esensi dari transformasi adalah terus bergerak dan berubah untuk lebih baik.

Transformasi dilakukan secara berkelanjutan untuk peningkatan standar pelayanan kepada pengunjung bandara dan penumpang pesawat.

Fokus Pengembangan di Dua Bandara Tersibuk

Pengembangan di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai ditargetkan mampu menciptakan standar pelayanan global.

Standar tersebut diharapkan dapat diimplementasikan di bandara-bandara lainnya.

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, fokus pengerjaan tahun ini menyasar terminal penumpang untuk meningkatkan kapasitas menjadi 32 juta penumpang per tahun.

Peningkatan kapasitas mencakup optimalisasi pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional, pembangunan connecting pier, penataan lansekap, perluasan area kursi tunggu, dan pembangunan jembatan penghubung antara Terminal Domestik dan Internasional.

Mohammad R Pahlevi menjelaskan, optimalisasi di gate keberangkatan internasional akan membuat penumpang lebih nyaman.

Connecting bridge antara Terminal Internasional dan Domestik menyediakan jalur khusus bagi penumpang yang memiliki penerbangan lanjutan, sehingga memangkas waktu check in.

>>> IDI Protes Kriminalisasi Dokter Ratna dalam Kasus Kematian Pasien Anak

Sementara itu, di Bandara Soekarno-Hatta, pengerjaan meliputi kelanjutan beautifikasi Terminal 3 dan revitalisasi Terminal 1A.

Revitalisasi Terminal 1A diproyeksikan mendongkrak kapasitas penumpang dari 5,7 juta menjadi 10 juta orang per tahun.

Penambahan konter check in menjadi 36 unit dan peningkatan kapasitas conveyor belt pengambilan bagasi menjadi 7 unit yang mampu melayani 3.500 bagasi secara bersamaan.