Lebih dari 60.000 jamaah melaksanakan shalat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (12/6). Ibadah berlangsung di tengah pembatasan ketat yang diberlakukan pasukan Israel.

Kementerian Wakaf Islam menyebutkan puluhan ribu warga Palestina mendatangi kompleks masjid tersebut. Namun, akses mereka diperketat di gerbang masjid dan seluruh wilayah Kota Tua Yerusalem.

in1

>>> BKSDA Sumbar Evakuasi Beruang Madu Terjerat Tali Nilon di Pasaman

Otoritas pendudukan Israel telah mencegah warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk shalat selama tiga tahun terakhir.

Pelanggaran terhadap Situs Suci

Pada 8 Juni, kementerian melaporkan bahwa otoritas Israel terus melakukan pelanggaran terhadap situs suci umat Islam dan Kristen sepanjang Mei.

>>> Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Dukungan MBG ke Presiden Prabowo

Tercatat 23 kali penyerangan ke Masjid Al-Aqsa dan 74 kali larangan shalat di Masjid Ibrahimi, Hebron.

Laporan bulanan kementerian juga menyebutkan pasukan Israel memberlakukan pembatasan akses yang lebih ketat ke Masjid Al-Aqsa. Sejumlah besar warga Palestina dilarang shalat di sana.

>>> MBR Kini Bisa Beli Rumah di Luar Domisili, Sertifikasi Gratis

Selain itu, ribuan pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa melalui Gerbang Maroko pada pagi dan siang hari. Mereka dikawal ketat oleh polisi Israel.