Perdana Menteri Manuel Marrero Cruz mengatakan usulan tersebut dimaksudkan tidak hanya untuk membantu negara mengatasi tantangan saat ini tetapi juga untuk mendorong pembangunan di masa depan.

Kepresidenan Kuba mengatakan paket reformasi tersebut kini akan diajukan ke Majelis Nasional.

in1

Langkah-langkah itu diambil ketika Kuba menghadapi apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai krisis multidimensional terparah sejak "Periode Khusus" yang mengikuti runtuhnya Uni Soviet pada 1990-an.

Media resmi melaporkan bahwa ekonomi mengalami kontraksi tajam pada paruh pertama 2026, sementara pemadaman listrik harian rata-rata mencapai 20 jam dan defisit listrik negara meningkat menjadi 1.955 megawatt.

Otoritas Kuba menyalahkan sebagian besar kemerosotan tersebut pada tindakan AS yang lebih ketat.

Mereka mengatakan Washington telah mengganggu pasokan minyak, menekan perusahaan yang berbisnis dengan Kuba, dan membatasi akses pulau itu ke kredit dan pembiayaan internasional.

Gedung Putih mengatakan pada 1 Mei bahwa Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan sanksi baru terhadap pejabat dan entitas Kuba, dengan alasan penindasan dan ancaman terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS.

>>> Harga Pangan 19 Juni 2026 Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000

Pada Januari, Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan keadaan darurat nasional dan menetapkan mekanisme untuk mengenakan tarif pada barang-barang dari negara-negara yang menjual atau memasok minyak ke Kuba.