Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mengalami kenaikan serempak pada Jumat, 19 Juni 2026.

Lonjakan paling tajam terjadi pada cabai rawit merah yang menembus Rp100.000 per kilogram.

in1

>>> Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Cetak Hattrick

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, cabai rawit merah melesat 34,13% menjadi Rp100.000 per kg.

Sementara itu, cabai rawit hijau melonjak 42,39% ke Rp76.750 per kg.

Cabai merah keriting juga naik 20,21% menjadi Rp67.500 per kg, sedangkan cabai merah besar naik 1,96% ke Rp62.500 per kg.

Kenaikan Harga Beras dan Bawang

Harga beras di berbagai kualitas juga mengalami kenaikan.

Beras kualitas bawah I naik 14,33% menjadi Rp16.750 per kg, dan beras kualitas bawah II naik 13,79% menjadi Rp16.500 per kg.

Beras medium I naik 1,54% ke Rp16.500 per kg, sedangkan medium II melonjak 12,15% menjadi Rp18.000 per kg.

Beras super I naik 3,42% ke Rp18.150 per kg, sementara super II stagnan di Rp17.000 per kg.

>>> Apple Berpotensi Naikkan Harga iPhone Terbaru Akibat Biaya Komponen

Bawang merah meroket 9,38% menjadi Rp60.650 per kg. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang justru turun 4,49% menjadi Rp40.400 per kg.

Minyak goreng curah naik 1,94% menjadi Rp21.000 per liter.

Minyak kemasan bermerk 1 naik 0,83% ke Rp24.400 per liter, dan bermerk 2 naik 1,29% menjadi Rp23.600 per liter.

Gula pasir premium naik 0,74% menjadi Rp20.400 per kg, sedangkan gula pasir lokal naik 4,44% ke Rp20.000 per kg.

Di sektor protein hewani, daging sapi kualitas I naik 8,51% menjadi Rp161.250 per kg.

Namun, daging sapi kualitas II justru turun 17,65% ke Rp115.000 per kg.

>>> Jonathan David Cetak Hat-trick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0

Daging ayam ras segar melonjak 21,37% menjadi Rp45.150 per kg. Sementara itu, telur ayam ras segar melemah 1,33% menjadi Rp29.700 per kg.