Michael Saylor Alami 'Kerusakan Mesin' di Tengah Tekanan Tiga Arah
Michael Saylor mendirikan Strategy Inc. dengan ide sederhana: mengumpulkan dana untuk membeli Bitcoin dan tidak pernah menjualnya. Namun, strategi itu kini berubah menjadi jauh lebih rumit.
Setelah bertahun-tahun mengumpulkan dana untuk membeli lebih banyak Bitcoin, Strategy harus memuaskan tiga kelompok investor sekaligus.
>>> IHSG Diprediksi Rawan Koreksi Lanjutan Akibat Tekanan Jual Asing
Ketiganya adalah investor Bitcoin, trader di pasar ekuitas yang mencari eksposur berleverage terhadap token tersebut, dan pemegang saham preferen yang menerima dividen tunai.
Pengaturan itu berjalan lancar saat harga Bitcoin naik dan investor bersemangat membiayai pembelian yang semakin besar. Kini ketiganya berada di bawah tekanan.
BTC diperdagangkan mendekati level terendah empat bulan setelah aksi jual terbaru. Sementara itu, saham Strategy telah anjlok sekitar 70% dari level tertinggi tahun lalu.
STRC — instrumen saham preferen yang menjadi kunci pendanaan pembelian Bitcoin baru — diperdagangkan di bawah nilai nominal. Hal ini mempersulit penggalangan modal baru.
Tekanan ini menjadi sorotan setelah Strategy mengungkapkan bahwa mereka telah menjual 32 token tersebut senilai sekitar US$2,5 juta.
Penjualan tersebut sangat kecil dibandingkan dengan kepemilikan mereka yang mencapai sekitar US$54 miliar, tetapi secara simbolis sangat signifikan.
Ini menandai penjualan Bitcoin pertama perusahaan tersebut sejak akhir 2022. Langkah ini menantang janji inti bahwa mata uang kripto tersebut akan disimpan tanpa batas waktu.
Pertanyaan yang dihadapi Saylor kini bukan lagi sekadar apakah harga Bitcoin akan naik.
Pertanyaannya adalah apakah Strategy mampu secara bersamaan melindungi nilai kepemilikan Bitcoin-nya, menopang harga saham, dan mempertahankan kepercayaan terhadap saham preferennya.
"Saya tidak melihat kemungkinan baginya untuk melindungi ketiganya.
Update Terbaru
Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Ratusan Pemain Old School RuneScape Jadi Biksu dan Picu Perang Suci
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







