Ark Invest: Fase Kapitulasi Bitcoin Mendekati Akhir
Manajer aset AS Ark Invest mengumumkan dalam laporan kuartal kedua 2026 yang dirilis pada 17 Juli bahwa fase kapitulasi pasar Bitcoin telah memasuki tahap akhir.
Laporan berjudul The Bitcoin Quarterly itu menunjukkan tanda-tanda kelelahan penjual (seller exhaustion) meskipun tekanan pada perusahaan treasury aset digital terus meningkat.
>>> Video Body Cam Perlihatkan Penembakan Deputi Sheriff di Florida
Bitcoin turun sekitar 14% selama kuartal kedua dan ditutup pada harga $58.544.
Harga ini berada di bawah indikator pasar utama, termasuk harga realisasi pemegang jangka pendek sebesar $70.327, rata-rata pergerakan 200 hari sebesar $75.371, dan harga rata-rata on-chain sebesar $76.660.
Data On-Chain Menunjukkan Dasar Pasar
Data on-chain menyoroti tanda-tanda dasar pasar karena pangsa pasokan Bitcoin yang mengalami kerugian naik menjadi 54%, melampaui 46% pasokan yang untung untuk pertama kalinya dalam siklus saat ini.
Selain itu, kerugian yang direalisasikan sempat melebihi keuntungan yang direalisasikan, mendorong rasio untung-rugi turun menjadi sekitar 0,82.
Ark Invest menganalisis metrik ini untuk menentukan kondisi siklus pasar saat ini.
"Kelelahan penjual mulai muncul meskipun perusahaan Bitcoin digital asset treasury (DAT) menghadapi tekanan yang meningkat," tulis Ark Invest dalam laporan tersebut.
>>> Air Cambodia Pesan 20 Pesawat Regional C909 Buatan China
Perusahaan itu menjelaskan bahwa pola keuangan ini telah berulang kali muncul di pasar bearish sebelumnya.
Pemegang jangka panjang yang mempertahankan posisi mereka setidaknya selama 155 hari menyerap koin yang dijual oleh investor jangka pendek, mencapai rekor kepemilikan 14,85 juta token pada akhir kuartal kedua.
Permintaan institusional mengalami penurunan selama periode yang sama.
ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih selama tujuh minggu berturut-turut, dengan total penarikan kuartalan sekitar 71.000 Bitcoin, melemahkan sumber utama permintaan pasar.
Kondisi pendanaan untuk perusahaan treasury Bitcoin juga memburuk, dicontohkan oleh Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia.
>>> Kemenperin: Lebih dari 4.000 Lulusan Vokasi Sudah Bekerja, Tembus Pasar Global
Saham preferen abadi perusahaan, Stride, turun ke sekitar $74 sebelum ditutup mendekati $84 pada akhir kuartal.
Update Terbaru
Tanda Sakit Halus pada Anjing Sering Terlewatkan, Studi Ungkap
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Mengubah Segalanya dalam Kanker Usus Besar
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
21 Penyakit dan Layanan RS Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Spanyol, Duel Dua Filosofi
Minggu / 19-07-2026, 21:49 WIB
Buttonscarves Gelar Tropical Paradise Takeover 2026 Bertema Under The Sea
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Motorola Razr 2025: Satu-satunya Ponsel yang Mendekati Pixel 11
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Fitur Taskbar Baru Android 17 Akhirnya Atasi Masalah Terbesar Saya dengan Pixel Fold
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Galaxy Z Fold 8: Samsung Gagalkan Harapan Saya pada Foldable Lebar
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Rekaman Bodycam: Pria Bersampar Todong Polisi Denver Sebelum Ditembak
Minggu / 19-07-2026, 21:22 WIB
Ohio Hapus Parole bagi Pembunuh Petugas Penegak Hukum
Minggu / 19-07-2026, 21:21 WIB
Dua Deputi Sheriff Florida Ditembak saat Penyergapan, Tersangka Tewas
Minggu / 19-07-2026, 21:21 WIB
ATF Tetapkan BolaWrap 150 Bukan Senjata Api
Minggu / 19-07-2026, 21:20 WIB
Indonesia Siap Dukung Ekosistem AI Terbuka dan Inklusif
Minggu / 19-07-2026, 21:07 WIB
Panduan Beralih ke ColorOS untuk 5 Model Realme Terbaru di 2026
Minggu / 19-07-2026, 21:07 WIB







