Keandalan Pasokan Listrik Jadi Jangkar Utama Pertumbuhan Ekonomi
Keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional, terutama untuk sektor industri, bisnis, dan permukiman warga.
Data Kementerian ESDM dan PLN menunjukkan lebih dari 60% pembangkit listrik di Indonesia masih bergantung pada batu bara sebagai sumber energi primer.
>>> Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan Lagi Suku Bunga Acuan
Ketergantungan yang tinggi ini menuntut kelancaran distribusi logistik batu bara tanpa hambatan.
PT Oktasan Baruna Persada, mitra strategis BUMN sektor energi, memastikan setiap ton batu bara terdistribusi tepat waktu ke berbagai pembangkit listrik nasional.
Direktur Oktasan Tomi Hadi menegaskan bahwa sektor energi adalah tulang punggung perekonomian nasional.
"Ada banyak orang dari pelaku usaha hingga masyarakat umum yang menggantungkan hajat hidupnya ke performa kami," kata Tomi Hadi, Kamis (18/6/2026).
Oktasan terus berinovasi dengan prinsip continuous improvement, baik dari segi kualitas SDM, teknologi, hingga penerapan GCG dan aspek strategis lainnya.
Mengamankan jalur distribusi batu bara dari mulut tambang hingga ke sistem pembakaran pembangkit melibatkan rantai pasok yang sangat kompleks.
>>> DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa Efek Indonesia
Proses ini mencakup manajemen wilayah tambang, transportasi darat, penanganan di pelabuhan muat, hingga ketepatan rute pelayaran niaga menuju pelabuhan bongkar.
Untuk memitigasi risiko keterlambatan, Oktasan mulai mengadopsi standarisasi armada modern dan pemantauan berbasis teknologi terkini.
Langkah ini penting untuk menjaga ritme pasokan, mengingat rantai pasok komoditas energi tidak mengenal ruang untuk kesalahan demi stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat.
Ketatnya pengawasan terhadap industri ekstraktif saat ini menuntut seluruh ekosistem pendukung untuk memperketat tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
Kepatuhan terhadap regulasi serta aspek integritas bisnis kini menjadi indikator utama kepatuhan sebuah korporasi.
Transformasi ke arah operasional yang lebih patuh hukum menjadi standar baru yang diimplementasikan oleh para mitra strategis BUMN, termasuk Oktasan.
>>> FFI 2026 Luncurkan Nomination Week dan Masterclass Digital untuk Publik
Melalui integrasi SDM tersertifikasi dan adopsi data serta teknologi, penguatan aspek kepatuhan ini diharapkan mendukung efisiensi bisnis dan berkontribusi pada penguatan ketahanan energi nasional.
Update Terbaru
Bakamla Siap Bangun Stasiun Pemantauan Maritim di DIY
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Lenovo: Guru Kunci Arahkan Siswa Gunakan AI secara Bertanggung Jawab
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Airlangga: Prabowo Tekankan Peran Himbara Dorong Perekonomian Nasional
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
5 Rekomendasi Smart TV Murah di Bawah Rp2 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Jemaah Haji Internasional Padati Gua Hira di Makkah
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Klaim Asuransi Kredit AAUI Tembus Rp 4,21 Triliun, Rasio Capai 102 Persen
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Teladan Metropolitan City Rally 2026 Siap Meriahkan HUT ke-499 Jakarta
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Davina Karamoy Diperiksa sebagai Saksi Kasus Penipuan Hanania
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Shin Tae-yong Tetapkan Kriteria Skuad Persija Jakarta Musim 2026/2027
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Davina Karamoy Jadi Korban Penipuan Travel Haji Hanania Group
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Alberto Puig Tinggalkan Jabatan Team Manager Honda MotoGP Akhir Musim 2026
Kamis / 18-06-2026, 20:49 WIB
Chef Remy Sedayu Bagikan Strategi Bisnis Kuliner Berkelanjutan untuk UMKM
Kamis / 18-06-2026, 20:48 WIB
Jamintel: Aplikasi Jaga Desa Berhasil Tekan Kasus Hukum Kepala Desa
Kamis / 18-06-2026, 20:48 WIB
Tekan Populasi, KPKP Jakbar Sterilisasi Ratusan Kucing Jantan Lokal
Kamis / 18-06-2026, 20:48 WIB






