Sejumlah wilayah di Kota Depok dan Bekasi mengalami pemadaman listrik bergilir pada Kamis (18/6/2026). Pemadaman ini dilakukan PLN dalam rangka pemeliharaan jaringan distribusi.

Di lingkungan RW 12, Pancoran Mas, Depok, listrik padam menjelang magrib. Warga berhamburan membeli lilin hingga pedagang kehabisan stok.

>>> QS World University Rankings 2027: IIT Delhi dan Penn State Melonjak

Situasi gelap memaksa pedagang keliling menyalakan lilin saat berjualan. Warga mengeluhkan pemadaman yang sering terjadi belakangan ini.

Di Rawalumbu, Bekasi Timur, warga mengeluhkan gangguan listrik berjam-jam tanpa pemberitahuan dari PLN.

Seorang warga Pengasinan, Yeni Lestari (29), mengatakan rumahnya mati lampu sejak pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.

"Mati lampu di rumah saya tadi sekitar jam 5 sore, dikiranya token abis karena wifi nggak connect, tapi ternyata mati lampu.

Baru nyala lagi sekitar jam 8 malam," kata Yeni.

>>> Rockstar Gratiskan Pembaruan GTA 5 ke Konsol Generasi Terbaru

Yeni baru mengetahui adanya pemadaman serentak setelah memeriksa media sosial X. Ia mengaku tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya.

Akibat pemadaman, Yeni terpaksa menggunakan paket data pribadi dan kesulitan mengisi daya gawai untuk bekerja. "HP lowbatt, powerbank sudah habis, listrik lama nyalanya," ujarnya.

Petugas call center PLN menjelaskan pemadaman di area ULP Bantargebang terkait manajemen beban.

"PLN sedang melaksanakan kegiatan penguatan dan pemeliharaan jaringan distribusi listrik yang membutuhkan pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban," kata petugas.

Durasi pemadaman di ULP Bantargebang bervariasi sejak pagi hari.

>>> Kementerian Pendidikan Ungkap Tiga Alasan Pentingnya Penggunaan Huruf Kapital

Beberapa titik mulai padam pukul 09.00, 10.00, atau 11.00, dan pulih pada waktu yang berbeda hingga pukul 20.00.