PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur mulai menerapkan manajemen beban listrik secara terbatas di tiga wilayah, yaitu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, pada Rabu (17/6/2026).

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan setelah terjadi gangguan pada fasilitas pembangkit.

>>> Bank Indonesia Naikkan BI Rate Dua Kali pada Juni 2026 ke 5,75 Persen

Kendala teknis operasional pada pembangkit menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik di sejumlah area terdampak.

Berdasarkan pantauan, pemadaman listrik mendadak selama dua hingga lima jam per hari telah terjadi berulang kali sejak pekan lalu.

Upaya Pemulihan Sistem Kelistrikan

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jatim, Dana Puspita Sari, menyatakan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan untuk memulihkan sistem.

"PLN saat ini tengah mengerahkan sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," ujar Dana.

>>> Garudafood Buka Lowongan Kerja hingga 30 Juni 2026, Ini Daftar Posisinya

Percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit terus diupayakan agar pasokan daya kembali normal.

PLN juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan.

"PLN akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga," kata Dana.

Manajemen berjanji akan menyampaikan perkembangan proses penanganan dan pemulihan secara berkala kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi.

>>> 6 Koleksi Mobil Mewah Menteri Terkaya RI Widiyanti Putri

Dampak gangguan ini sebelumnya sempat meluas hingga menyebabkan beberapa jalan protokol di Surabaya padam selama berjam-jam hingga malam hari pada pekan lalu.