PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) mengambil peran strategis dalam Proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar.

Langkah ini menunjukkan kapabilitas teknologi dan operasional perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina tersebut.

>>> Jadwal Kualifikasi MLBB Asian Games 2026 Dimulai 18 Juni 2026

Proyek ini bertujuan menyediakan data bawah permukaan berkualitas tinggi untuk mempercepat identifikasi potensi cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di Indonesia.

Eksplorasi laut dalam ini mencakup area survei sekitar 2.500 kilometer persegi dengan kedalaman laut 900 hingga 2.000 meter.

Karakteristik medan tersebut menjadikan Proyek Kandawulo sebagai salah satu survei seismik dengan kompleksitas tinggi di tanah air.

Elnusa mengimplementasikan teknologi akuisisi data seismik broadband menggunakan metode Marine Streamer untuk menghasilkan pencitraan bawah permukaan dengan resolusi lebih tinggi dan rentang frekuensi lebih luas.

Operasional di lapangan didukung sistem navigasi, positioning, dan quality control terintegrasi. Sistem ini memungkinkan pemantauan kualitas data secara real-time untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi kerja.

Penerapan konfigurasi slanted tow juga dilakukan untuk memperoleh data dengan signal-to-noise ratio yang lebih baik.

>>> Kejati Sumsel Terima Pengembalian Uang Korupsi Rp219 Miliar

Hasilnya, gambaran geologi bawah permukaan menjadi lebih jelas dan akurat, mengurangi ketidakpastian eksplorasi.

Kontribusi terhadap Pasokan Energi Nasional

Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, menyampaikan bahwa proyek ini mencerminkan transformasi Elnusa sebagai perusahaan jasa energi berbasis teknologi.

Perusahaan terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional.

"Melalui pemanfaatan teknologi seismik broadband dan kapabilitas operasional offshore yang semakin kuat, Elnusa tidak hanya menghadirkan data berkualitas tinggi bagi pelanggan, tetapi juga turut berkontribusi dalam membuka peluang penemuan cadangan migas baru yang dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi Indonesia.

Proyek Kandawulo menunjukkan bagaimana teknologi dan inovasi dapat menjadi enabler utama dalam mendukung target peningkatan produksi migas nasional," ujar Andri dalam keterangan resmi, Kamis (19/6/2026).

Pelaksanaan proyek ini dijalankan melalui kolaborasi bersama PT COSL Indo sebagai penyedia kapal dan peralatan seismik.

>>> Janice/Aldila Melaju ke Semifinal Nottingham Open 2026

Elnusa bertanggung jawab pada pengelolaan perizinan, pengkondisian wilayah, serta dukungan operasional akuisisi data.