Presiden Prabowo Subianto menekankan peran strategis Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam mendorong perekonomian nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai pertemuan dengan direksi dan komisaris Himbara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

>>> 5 Rekomendasi Smart TV Murah di Bawah Rp2 Jutaan

Menurut Airlangga, Presiden memberikan arahan terkait kebijakan yang telah dan akan dijalankan pemerintah.

Kebijakan tersebut mencakup ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dan pengelolaan devisa hasil ekspor melalui bank-bank pelat merah.

"Tadi bapak Presiden memberikan arahan terkait dengan kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah, terutama tentunya harapan beliau dengan adanya kebijakan misalnya ekspor satu pintu, kemudian devisa hasil ekspor yang seluruhnya melalui Himbara, maka Himbara mempunyai peran yang besar untuk mendorong perekonomian nasional," kata Airlangga.

Presiden juga menekankan berbagai prioritas pemerintah ke depan kepada seluruh jajaran direksi dan komisaris Himbara. Pemerintah berharap Himbara dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai agen pembangunan.

"Jadi prioritas-prioritas inilah yang ditekankan oleh Bapak Presiden termasuk kerja-kerja pemerintah ke depan.

Tentu hal ini disampaikan kepada seluruh jajaran direksi dan komisaris daripada Himbara karena pemerintah berharap Himbara betul-betul bisa menjalankan perannya sebagai agen pembangunan," ujar Airlangga.

>>> Jemaah Haji Internasional Padati Gua Hira di Makkah

Sebelumnya, Presiden Prabowo memanggil jajaran direksi dan komisaris Bank Himbara serta Airlangga ke Istana Kepresidenan. Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan pertemuan tersebut membahas topik seputar perbankan.

Sejumlah pimpinan bank Himbara yang hadir antara lain Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, Direktur Risk Management BNI David Pirzada, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar, Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan, Dirut BRI Hery Gunardi, Dirut BTN Nixon L.

P. Napitupulu, dan Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy.

Turut hadir Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani.

Rosan mengatakan Presiden mengumpulkan direksi dan komisaris bank Himbara untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan.

>>> Klaim Asuransi Kredit AAUI Tembus Rp 4,21 Triliun, Rasio Capai 102 Persen

Pertemuan itu diharapkan menjadi sesi produktif dalam memperkuat peran Himbara sebagai penggerak perekonomian nasional.