Bengkel Spesialis Ingatkan Konsumen Teliti Kondisi Mobil Peugeot Bekas
Konsumen yang mencari mobil Eropa bekas dengan harga terjangkau diimbau untuk lebih mengutamakan pengecekan kondisi kendaraan dibandingkan sekadar tergiur label harga murah.
Pengabaian terhadap aspek teknis berisiko meningkatkan biaya kepemilikan akibat perbaikan komponen yang rusak di kemudian hari.
>>> Bank DBS Indonesia Fokus pada Layanan Wealth Management untuk Nasabah Affluent
Hadi Taruna, pemilik bengkel spesialis mobil Peugeot EngineBlock Autoworks di Bintaro, Tangerang Selatan, mengidentifikasi bahwa fokus berlebih pada harga murah menjadi kekeliruan utama para calon pembeli.
"Makanya saya selalu bilang, jangan sampai yang terasa mahal justru karena salah beli di awal.
Kalau salah beli hanya karena tertarik harga murah, ya harus siap dengan risikonya," katanya kepada Kompas. com.
Pria yang akrab disapa Hatar tersebut menambahkan bahwa fenomena salah pilih unit ini kerap menimpa para konsumen pemula.
"Iya saya sudah banyak menemui kasus seperti itu. Kasihan juga, apalagi kalau pembelinya orang awam yang ingin punya mobil pertama," ujar Hatar.
Dalam beberapa kasus, konsumen kedapatan memboyong Peugeot lansiran tahun 1990-an dengan harga di bawah standar pasar, namun mendapati kerusakan parah setelah diperiksa di bengkel.
"Kalau rusaknya masih dalam kondisi asli mungkin masih lebih mudah ditangani. Tapi sering kali mobilnya sudah pernah diacak-acak, mulai dari kelistrikan sampai komponen lainnya," kata Hatar.
Kondisi komponen yang sudah tidak orisinal atau dimodifikasi secara sembarangan dinilai akan melipatgandakan pengeluaran pemilik baru.
"Sebenarnya tetap bisa diperbaiki, tetapi biaya yang keluar akhirnya jadi besar. Jadi lebih baik beli mobil yang kondisinya memang benar sejak awal," katanya.
Biaya Perawatan Masih Rasional
Terkait pandangan masyarakat mengenai tingginya biaya perawatan mobil Eropa, Hatar berpendapat biaya berkala untuk model lama Peugeot tetap rasional asalkan unit dalam kondisi sehat.
Update Terbaru
OJK Tetapkan Tujuh Calon Direksi BEI untuk Periode 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 23:05 WIB
Inggris Tekuk Kroasia 4-2 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:05 WIB
Lookism Chapter 612 Sudah Rilis, Ini Pembahasan dan Preview Next Chapter
Kamis / 18-06-2026, 23:05 WIB
InJourney Airports Kembangkan Empat Bandara Sepanjang 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi PT Pelni, Budi Setyawan Wijaya Jadi Dirut
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Kemenag Perkuat Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual di Ponpes
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Diskominfo Bogor Edukasi Literasi Digital Pelajar Lewat OB Van Teman FM
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Susunan Pemain Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Brimob Sterilkan Venue dan Jalur Akses Jelang Pesparawi Nasional 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:04 WIB
Honda Prelude 2027 Edisi Terbatas Hadir di Jepang dengan Warna Baru, Harga Rp 600 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 23:03 WIB
Honda N-Box 2026 Dapat Wajah Lebih Tajam dan Fitur Baru
Kamis / 18-06-2026, 23:03 WIB
Dilema Politik Harga Murah di Tengah Pelemahan Rupiah
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Roberto Martinez Dikritik Gagal Ganti Ronaldo saat Portugal Ditahan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik Nasional Aman, Tak Ada Pemadaman
Kamis / 18-06-2026, 23:02 WIB






