Peningkatan populasi sepeda motor listrik di Indonesia diikuti dengan munculnya gangguan teknis pada komponen tertentu. Keausan girboks dan bearing menjadi keluhan yang paling sering ditangani bengkel spesialis.

Muhlasin, pemilik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengonfirmasi hal tersebut.

>>> Ford Kembali ke Mesin Bensin untuk Mobil Demonstrator Liar

"Motor listrik mid drive atau side drive juga banyak kendala di sini, biasanya masalah girboks yang berisik, bearing BLDC, atau girboks yang sudah aus," ujarnya.

Kerusakan pada sistem penggerak ini dipicu oleh kinerja roda gigi girboks yang terus-menerus menahan beban besar.

Gesekan konstan memicu keausan yang ditandai dengan getaran berlebih, suara dengung, dan penurunan performa motor BLDC.

Biaya Perbaikan Lebih Murah di Bengkel Spesialis

Masalah mekanis pada bantalan poros motor biasanya membutuhkan biaya besar jika diperbaiki di jaringan servis resmi.

>>> Triumph Indonesia Siap Datangkan Seluruh Lini Produk Motor Secara Lengkap

"Kalau di service center resminya, masalah bearing BLDC itu biasanya harus ganti satu set," kata Muhlasin.

Pihak servis resmi umumnya menerapkan prosedur penggantian satu paket utuh komponen penggerak. Sebaliknya, bengkel spesialis menawarkan opsi perbaikan parsial yang lebih efisien dari segi anggaran.

"Sedangkan di sini bisa diganti bearing-nya saja. Harganya jauh lebih murah, sekitar Rp 500.000 sampai Rp 600.000," jelas Muhlasin.

Langkah penggantian suku cadang secara terpisah menjadi alternatif agar pemilik kendaraan tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

>>> Harga BBM Naik, Pemilik Mobil Mulai Lirik Motor Matik Premium

Mekanisme perbaikan ini masih aman selama kerusakan belum menyebar ke komponen vital lain seperti rotor, stator, atau roda gigi di dalam girboks.