Semakin banyak sepeda motor listrik beredar di Indonesia, semakin sering pula muncul gangguan teknis pada tipe mid drive dan side drive.

Masalah utama terletak pada komponen penyalur tenaga, seperti girboks dan bearing motor BLDC.

>>> Betrand Peto Tegur Perempuan yang Sebar Tuduhan ke Ruben Onsu

Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengatakan bahwa unit mid drive dan side drive mendominasi keluhan pelanggan.

"Motor listrik mid drive atau side drive juga banyak kendala di sini, biasanya masalah girboks yang berisik, bearing BLDC, atau girboks yang sudah aus," ujar Muhlasin.

Sistem mid drive dan side drive menggunakan girboks untuk mengubah putaran tinggi motor menjadi torsi besar ke roda.

Akibatnya, roda gigi di dalamnya rentan aus dan menimbulkan suara dengung.

>>> Persaingan Sengit Warnai Klasemen Grup B Piala Dunia 14 Juni 2026

Kerusakan bearing pada motor BLDC juga sering terjadi, menyebabkan getaran berlebih dan performa menurun karena aus pada poros bantalan.

Opsi Perbaikan Lebih Ekonomis

Di service center resmi, masalah bearing BLDC biasanya harus diganti satu set. Namun, EV Solution menawarkan opsi perbaikan yang lebih ekonomis.

"Sedangkan di sini bisa diganti bearing-nya saja. Harganya jauh lebih murah, sekitar Rp 500.000 sampai Rp 600.000," kata Muhlasin.

>>> SMCB Operasikan Fasilitas Dermaga di Tuban untuk Genjot Ekspor Semen

Penggantian parsial ini bisa menghemat biaya, asalkan kerusakan tidak merembet ke komponen vital lain seperti rotor, stator, atau roda gigi girboks.