Kiswah, kain penutup Ka'bah, dibuat melalui proses produksi yang sangat teliti dan panjang.

Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah mengungkap tujuh tahapan pengerjaan yang memanfaatkan teknologi modern dan keahlian tingkat tinggi.

>>> AS dan Pakistan Targetkan Penandatanganan Perjanjian Damai Iran

Proses dimulai dengan pemurnian atau desalinasi air. Air yang telah disterilisasi digunakan sebagai media pembersih dan pewarna bahan baku sutra.

Tahap berikutnya adalah pencucian dan pewarnaan sutra. Lapisan lilin pada sutra dibersihkan sebelum pemberian warna.

Warna hitam diaplikasikan untuk kain Kiswah bagian luar, sementara hijau untuk bagian dalam Ka'bah dan penutup Kamar Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, sistem penenunan otomatis memproses ribuan benang sutra menjadi gulungan benang lungsi dengan kerapatan lebih dari 9.900 helai per meter.

Kepadatan tinggi ini membuat kain kokoh dan indah.

Setelah ditenun, kain sutra polos memasuki fase pencetakan. Ornamen Islam dan ayat suci Al-Qur'an diaplikasikan menggunakan metode sablon sutra (silkscreen) dengan akurasi geometris presisi.

>>> Dara Arafah Bongkar Kronologi Kerja Sama dengan Hanania Travel

Teknik Cetak dan Bordir Tiga Dimensi

Langkah selanjutnya adalah perakitan dan penjahitan panel kain. Ornamen berlapis emas disematkan sebagai dekorasi dan kaligrafi khas.

Para pengrajin kemudian melakukan bordir atau penyulaman menggunakan benang perak murni dan benang perak berlapis emas.

Lapisan benang kapas ditambahkan di bawah motif hias dan ayat Al-Qur'an agar tulisan tampak timbul dengan efek tiga dimensi.

Pengendalian Mutu dan Kebutuhan Bahan Baku

Tahap pamungkas adalah pemeriksaan kualitas (quality control). Seluruh bagian kain diperiksa secara mendetail untuk memastikan standarisasi ketat sebelum dipasang ke Baitullah.

Kompleks Raja Abdulaziz mencatat bahwa produksi satu set Kiswah menghabiskan sekitar 825 kilogram sutra mentah, 120 kilogram benang perak berlapis emas, 60 kilogram perak murni, dan 410 kilogram kapas mentah.

>>> Pulau Pribadi di Lepas Pantai Maine Dijual Sepaket dengan Rumah Bersejarah

Kebutuhan material yang masif dan kerumitan produksi menegaskan status Kiswah sebagai karya seni spiritual tertinggi.