Bintang San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, terancam hukuman larangan bertanding otomatis satu gim di Final NBA 2026.

Ia telah mengumpulkan tiga poin pelanggaran flagrant menjelang pertandingan kelima melawan New York Knicks pada Sabtu, 13 Juni 2026, waktu setempat.

>>> San Antonio Spurs Bersiap Hadapi New York Knicks pada Game 5 Final NBA

Tim asuhan Wembanyama kini tertinggal 1-3 dalam format seri pertandingan setelah menelan kekalahan tipis 106-107 dari Knicks pada laga keempat.

Berdasarkan regulasi liga, akumulasi empat poin pelanggaran berat atau flagrant foul sepanjang fase playoff akan memicu sanksi skorsing otomatis pada pertandingan berikutnya.

Poin pelanggaran Wembanyama bermula dari dua insiden terpisah, termasuk pelanggaran tingkat dua terhadap senter Minnesota Timberwolves, Naz Reid, di semifinal Wilayah Barat.

Insiden lainnya adalah sikutannya ke dagu Karl-Anthony Towns di kuarter ketiga laga keempat final.

Komitmen Wembanyama dan Kritik Pendukung

Menyikapi situasi krusial ini, sang pemain menyatakan komitmennya untuk bermain lebih disiplin tanpa mengubah gaya bermain agresifnya di lapangan.

"Of course I’m going to be more careful," ujar Victor Wembanyama.

Pemain asal Prancis tersebut menegaskan bahwa meski harus waspada, hal itu tidak akan banyak memengaruhi pendekatannya di lapangan.

"But it’s not going to change much," kata Victor Wembanyama.

Kondisi ini memicu kritik tajam dari para pendukung New York Knicks yang melabeli permainannya sebagai tindakan kotor setelah insiden benturan fisik dengan Jalen Brunson dan OG Anunoby.

Namun, legenda NBA Isiah Thomas memberikan pembelaan terbuka terkait kerasnya perlakuan fisik yang justru diterima oleh pemain bertinggi badan 224 sentimeter tersebut.

"Wemby has been the victim of some of the dirtiest s— ever. I mean, people are grabbing and holding him," kata Isiah Thomas.