Sejumlah tempat makan legendaris di Indonesia berhasil bertahan melintasi zaman.

Mereka tetap mempertahankan cita rasa khas yang membuat pelanggan setia terus datang sejak masa kolonial hingga era modern.

>>> Ayyoub Bouaddi Tampil Memukau, Maroko Tahan Imbang Brasil di Piala Dunia 2026

Berikut adalah lima restoran tertua di Indonesia yang masih beroperasi dan layak masuk daftar kunjungan para pencinta kuliner.

Warung Tinggi Tek Sun Ho (1878)

Kedai kopi legendaris ini terletak di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Didirikan oleh Liaw Tek Soen, tempat ini terkenal dengan racikan kopi tradisional seperti kopi jantan dan kopi betina.

Kini berkembang menjadi Koffie Warung Tinggi dengan 200 jenis racikan kopi.

Toko Oen (1910)

Toko Oen terkenal dengan es krim klasik seperti tutti frutti dan banana split. Resep warisan keluarga masih dipertahankan hingga kini.

Kedai bernuansa nostalgia ini masih bertahan di cabang Semarang dan Malang. Mereka juga menyediakan aneka hidangan Indonesia dan Eropa.

>>> Tapa Bisu Keraton Yogyakarta Jadi Tirakat Malam 1 Suro dengan Mubeng Beteng 4 Kilometer

Braga Permai (1918)

Dulunya bernama Maison Bogerijen, restoran ini menjadi tempat favorit kalangan elite kolonial Belanda. Terletak di Jalan Braga Nomor 58 Bandung, tempat ini merupakan cagar budaya.

Braga Permai terkenal dengan sajian pastry, kue khas Belanda, dan es krim klasik.

Wong Fu Kie (1925)

Restoran China legendaris ini berada di Roa Malaka, Jakarta Barat. Didirikan oleh Oeij Phoe Kie, tempat ini menyajikan masakan Hakka autentik dengan cita rasa gurih manis.

Resepnya tetap dipertahankan hingga generasi ketiga.

Sumber Hidangan (1929)

Berdiri sejak 1929 di Jalan Braga Bandung dengan nama awal Het Soephuis. Toko roti ini mempertahankan bangunan bergaya Belanda kuno.

>>> Polemik Gula Tinggi pada Produk Probiotik: Manfaat vs Risiko Diabetes

Mereka menawarkan roti klasik seperti croissant, bitterballen, serta chocolates rotsjes.