Timnas Brasil harus puas berbagi angka dengan Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung di East Rutherford, New Jersey, Sabtu (13/6/2026) itu berakhir imbang 1-1.

>>> Hakim Tolak Gugatan Warga Terkait Pertandingan UFC di Gedung Putih

Gol Maroko dicetak oleh Ismael Saibari pada menit ke-21. Brasil kemudian menyamakan kedudukan melalui aksi individu Vinicius Junior pada menit ke-32.

Pelatih Brasil Akui Tim Gugup

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengakui timnya tampil kurang optimal sejak awal. Ia menilai para pemain terlihat gugup dan sering kehilangan penguasaan bola.

"Saya rasa kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Tim terlihat sedikit gugup, kami terlalu sering kehilangan penguasaan bola dan kalah dalam banyak duel.

Babak pertama tidak berjalan baik," ujar Ancelotti.

Pada babak kedua, Ancelotti melakukan perubahan dengan memasukkan Fabinho dan Danilo. Permainan Brasil pun membaik dan mampu menekan pertahanan Maroko.

Maroko tampil agresif sejak awal melalui serangan Achraf Hakimi dan Bilal El Khannouss.

Mereka unggul lebih dulu setelah Lucas Paqueta kehilangan bola, yang dimanfaatkan Brahim Diaz untuk mengirim umpan kepada Saibari.

Saibari dengan tenang mencungkil bola melewati kiper Alisson yang keluar dari sarangnya.

>>> Kemenkes dan BPOM Kendalikan Kenaikan Harga Obat Akibat Pelemahan Rupiah

Brasil baru bisa menyamakan skor melalui tembakan keras kaki kanan Vinicius Junior setelah menerima umpan dari Bruno Guimaraes.

Target Maroko Melampaui Capaian 2022

Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi menegaskan target timnya adalah melampaui pencapaian semifinal Piala Dunia 2022.

"Jika Anda bertanya apakah saya ingin memiliki perjalanan yang sama seperti pada 2022, jawabannya tidak. Saya ingin melangkah lebih jauh dari semifinal kali ini," kata Ouahbi.

Ouahbi juga menyatakan skuadnya membidik poin penuh dalam pertandingan pembuka. "Ini memang satu poin, tetapi kami berharap bisa mendapatkan lebih banyak.

Satu poin sudah cukup baik dan kami akan terus berkembang," tuturnya.

Memasuki babak kedua, perubahan komposisi pemain membuat Brasil lebih menguasai jalannya pertandingan.

Brasil sempat memperoleh peluang melalui Raphinha pada menit ke-78 serta pemain pengganti Matheus Cunha di menit-menit akhir laga.

>>> Inggris dan Jepang Sepakati Investasi Hijau Rp392 Triliun

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup C tetap terbuka menjelang pertandingan antara Haiti dan Skotlandia.