Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melonjak 2,06% atau naik 121 poin ke posisi 6.007,65.

>>> Timnas Turki Catat Rekor Buruk di Laga Pembuka Turnamen Besar

Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dinamis pada kisaran 5.952 hingga 6.074.

Lonjakan ini memperpanjang tren positif pasar saham domestik. Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat melesat 7,38%.

Kenaikan indeks kali ini juga ditandai dengan kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik.

Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp287,77 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Jumat.

>>> Laba Bersih Bakrie & Brothers Melonjak 49,6% Jadi Rp503 Miliar

Masuknya modal asing memberikan sentimen positif bagi pasar saham. Hal ini mengindikasikan minat investor global terhadap aset berisiko di Indonesia mulai membaik.

Meskipun demikian, akumulasi dalam sepekan menunjukkan investor asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp10 triliun.

Aksi beli pada akhir pekan ini belum mampu menghapus seluruh tekanan jual asing yang terjadi pada hari-hari sebelumnya.

Pergerakan saham yang menopang penguatan IHSG meliputi kenaikan pada 615 saham. Sementara itu, terdapat 108 saham yang mengalami pelemahan dan 93 saham lainnya ditutup stagnan.

>>> Tren Pernikahan 2026: Lebih Intim, Interaktif, dan Personal

Aktivitas perdagangan di bursa juga berlangsung ramai. Total volume transaksi tercatat mencapai 37,47 miliar saham dengan nilai transaksi Rp21,68 triliun.