Sukor Sekuritas Jamin Penuh Saham IPO Niramas Utama, Target Dana Rp392 Miliar
PT Niramas Utama Tbk (JELI) akan melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) pada Juli 2026.
Perusahaan produsen makanan dan minuman bermerek Inaco ini menunjuk PT Sukor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek.
>>> New York Knicks Juara NBA Pertama Kali Sejak 1973 Usai Tekuk San Antonio Spurs
Sukor Sekuritas menjalankan perannya dengan skema full commitment. Artinya, underwriter wajib membeli sisa saham yang tidak terserap publik menggunakan modal sendiri.
Perusahaan efek dengan kode broker AZ ini mencatatkan aset sebesar Rp1,51 triliun per 31 Maret 2026.
Jumlah tersebut menurun dibandingkan posisi Rp2,13 triliun pada 31 Desember 2025.
Pada triwulan I/2026, pendapatan perusahaan melonjak menjadi Rp100,82 miliar dari Rp56,42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba bersih pun naik menjadi Rp8,61 miliar dari Rp7,87 miliar.
Modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) perusahaan efek ini menguat menjadi Rp324,43 miliar pada Juni 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Rp304,94 miliar pada Mei 2026.
Dalam IPO ini, JELI mematok harga penawaran awal pada rentang Rp900 hingga Rp1.120 per lembar.
Perusahaan melepas 350 juta saham baru dengan target perolehan dana mencapai Rp392 miliar.
>>> Bolehkah Puasa Asyura Digabung dengan Puasa Senin-Kamis?
Rekam Jejak Sukor Sekuritas
Sebelum menangani JELI, Sukor Sekuritas memiliki pengalaman mengawal IPO emiten berkapitalisasi besar.
Pada 2023, perusahaan mengawal IPO PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS).
Pada tahun yang sama, mereka menjadi joint lead underwriter untuk PT ISTEC Asia Tbk (CYBR) dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM).
Sebelumnya, pada 2022, mereka mengawal IPO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Perusahaan juga meluncurkan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) pada 2022, PT Bukalapak.
com Tbk (BUKA) pada 2021, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) pada 2015, dan PT WIKA Beton Tbk (WTON) pada 2014.
Kinerja saham yang dibawa melantai bervariasi.
Saham MBMA ditutup di level Rp482 pada 12 Juni 2026, terkoreksi 39,37% sejak IPO pada 18 April 2023.
Sementara itu, saham CYBR melonjak 1.130% ke posisi Rp615 sejak pencatatan perdana pada 8 Agustus 2023.
Update Terbaru
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tak Dikenal Lewat Android dan iPhone
Minggu / 14-06-2026, 13:32 WIB
Barcelona Pertimbangkan Darwin Nunez sebagai Opsi Murah Pengganti Lewandowski
Minggu / 14-06-2026, 13:28 WIB
Mengenal Sifat Orang yang Mudah Menangis dan Kekuatan Emosionalnya
Minggu / 14-06-2026, 13:28 WIB
Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan dan Tubuh
Minggu / 14-06-2026, 13:28 WIB
Uji Ketelitian dengan Tantangan Mencari Perbedaan Gambar
Minggu / 14-06-2026, 13:18 WIB
Cara Mudah Mendeteksi Alat Pelacak Liar Menggunakan Smartphone
Minggu / 14-06-2026, 13:16 WIB
Skotlandia Akhirnya Menang Lagi di Piala Dunia Setelah 36 Tahun
Minggu / 14-06-2026, 13:09 WIB
125 Kata-kata untuk Anak Perempuan Tersayang, Penuh Kasih Sayang dan Doa
Minggu / 14-06-2026, 13:08 WIB
Pemerintah Iran Umumkan Jadwal Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Minggu / 14-06-2026, 13:08 WIB
Laba Bersih PT Bakrie & Brothers Tbk Melonjak 50,7 Persen di 2025
Minggu / 14-06-2026, 13:00 WIB
Timnas Brasil Tahan Imbang Maroko pada Laga Pembuka Piala Dunia
Minggu / 14-06-2026, 12:56 WIB
Hakim Tolak Gugatan Warga Terkait Pertandingan UFC di Gedung Putih
Minggu / 14-06-2026, 12:56 WIB
Kemenkes dan BPOM Kendalikan Kenaikan Harga Obat Akibat Pelemahan Rupiah
Minggu / 14-06-2026, 12:52 WIB
Inggris dan Jepang Sepakati Investasi Hijau Rp392 Triliun
Minggu / 14-06-2026, 12:52 WIB






