Rencana IPO SpaceX diprediksi akan melahirkan banyak jutawan baru, tidak hanya dari kalangan eksekutif puncak.

Sekitar 4.400 karyawan dan mantan pegawai berpotensi meraih kekayaan besar. Dari jumlah tersebut, 400 orang diperkirakan mendapatkan pendapatan US$100 juta atau lebih.

>>> Bahana Sekuritas Unggulkan Saham MIKA, SILO, dan HEAL di Tengah Transisi Kebijakan BPJS

Fenomena ini terjadi karena para pegawai menerima kompensasi berupa saham perusahaan, bukan hanya gaji tunai.

Kisah Karyawan yang Kecipratan Saham

Salah satu contohnya adalah Gavin Petit (42), mantan insinyur pengawas peluncuran yang bergabung sejak 2012.

Ia mendapatkan ribuan saham selain gaji US$80 ribu dengan nilai per saham US$13,80. Petit memilih bonus saham meskipun berisiko karena kegagalan roket bisa terjadi.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 15 - 21 Juni 2026

Saham tersebut baru menjadi hak milik setelah ia bekerja minimal lima tahun. Petit beberapa kali menjual saham dalam acara likuiditas setiap dua tahun.

Hasil penjualan itu ia gunakan untuk melunasi rumahnya di Denver. Meski sudah keluar dari SpaceX sejak 2023, ia masih memegang lebih dari 50 ribu lembar saham.

IPO SpaceX juga akan menjadikan Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia, jauh meninggalkan orang terkaya lainnya.

>>> Kemenkeu Raih Dana Rp 22,61 Triliun dari Penjualan Sukuk Tabungan ST016

Selain karyawan, kelompok lain yang diuntungkan adalah teman-teman Musk, pemodal ventura Silicon Valley, dan investor swasta yang kemungkinan meraup miliaran dolar.