Analis Bahana Sekuritas, Arvin, dalam risetnya tertanggal 5 Juni 2026, mengungkapkan sejumlah rekomendasi saham di sektor kesehatan.

Tiga emiten rumah sakit yang diunggulkan adalah PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 15 - 21 Juni 2026

Meski ada penyesuaian kebijakan, dampak terhadap emiten rumah sakit swasta dinilai tidak terlalu besar.

Pertumbuhan sektor ini tetap didorong oleh meningkatnya jumlah pasien mandiri atau non-BPJS serta penguatan layanan medis kompleks seperti Center of Excellence (CoE).

Kondisi keuangan perusahaan asuransi swasta yang membaik turut mendorong kenaikan pasien non-BPJS. Rasio klaim beberapa perusahaan asuransi utama tercatat turun menjadi 74% dari sebelumnya 76% pada 2025.

Di sisi lain, operasional rumah sakit masih menghadapi tekanan dari klaim BPJS Kesehatan dan kenaikan biaya operasional.

Arvin mencatat risiko utama berasal dari meningkatnya biaya barang habis pakai medis akibat depresiasi rupiah dan ketegangan geopolitik.

Meski beban operasional naik, sebagian besar manajemen rumah sakit masih mampu membebankan kenaikan biaya ke tarif pasien.

Namun, margin laba bersih berisiko tergerus jika inflasi komponen medis terus melonjak.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, beberapa emiten mulai mencari pemasok alternatif dengan harga lebih kompetitif. Tekanan biaya produksi diperkirakan mereda jika gejolak geopolitik dunia melandai.

Kinerja dan Prospek MIKA

MIKA menjadi pilihan utama Bahana Sekuritas di sektor kesehatan. Pada kuartal I-2026, emiten ini mencatat pendapatan Rp 1,36 triliun, tumbuh 6,63% year-on-year.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 4,77% menjadi Rp 325,8 miliar.