Konsep pernikahan di tahun 2026 mengalami pergeseran signifikan. Pasangan kini lebih memilih acara yang intim, hangat, dan mengedepankan pengalaman personal bagi setiap tamu.

Sebelum pandemi, pesta besar dengan lebih dari 500 tamu masih menjadi standar. Kini, rata-rata undangan menyusut menjadi 400 orang, bahkan ada yang membatasi hingga 80 tamu.

>>> Memahami Makna Doa Rabbana Zalamna Anfusana untuk Tobat

Dengan jumlah tamu yang lebih sedikit, pengantin bisa meniadakan antrean bersalaman di pelaminan. Destinasi alam seperti pantai atau tebing di Bali menjadi incaran utama lokasi pernikahan.

"Sekarang orang lebih bisa memprioritaskan mau wedding-nya di Bali, mau view-nya pantai, atau tebing," kata Vini, pemilik FIOR Organizer, di Bridestory Fair Juni 2026.

Di perkotaan, restoran berarsitektur unik hingga glasshouse menjadi pilihan. Bahkan ada pasangan yang menyewa restoran barbeku untuk makan malam akrab bersama undangan.

Perpaduan Tradisi dan Modern

Konsep acara menggabungkan prosesi adat saat akad dengan nuansa modern saat resepsi. "Tetap ada adatnya, tapi kalau acara ya mereka prefer modern," jelas Vini.

Lonjakan harga styrofoam memengaruhi dekorasi.

Vendor kini menyarankan material kain draperi bergaya juntaian, yang memicu kembalinya warna-warna primer gelap agar tidak terlihat pucat.

>>> 5 Drama Korea Pyo Ji Hoon selain Teach You A Lesson yang Layak Masuk Daftar Tontonan

"Mulai trennya drapery, kain-kain lebih banyak. Warna umum seperti merah mulai balik lagi," kata Gatot, pemilik King James Wedding Organizer.

Kombinasi warna taman seperti kayu cokelat, daun hijau, dan kuning pastel tetap diminati. Menu prasmanan bergeser ke hidangan Barat dan Tiongkok seperti pasta atau daging sapi saus jamur.

Cara penyajian makanan juga berubah menjadi gubuk masak langsung. "Food stalls-nya yang bisa memberikan experience untuk tamu," ujar Vini.

Konsep ini tidak hanya untuk makanan berat, tetapi juga sajian nostalgia seperti permen gulali.

Hiburan Interaktif dan DJ

Hiburan resepsi kini lebih interaktif, tidak hanya grup musik. Pasangan menyediakan mesin permainan, area melukis, hingga bilik foto berbentuk kotak telepon London.

>>> Australia Bungkam Turki 2-0, Irankunda dan Metcalfe Jadi Pembeda di Piala Dunia 2026

Kehadiran DJ menjadi alternatif populer untuk venue kecil. "Untuk acara wedding, DJ tidak harus jedag-jedug, tapi lebih ke love song dengan suasana DJ," pungkas Gatot.