Doa rabbana zalamna anfusana merupakan salah satu doa tobat yang terdapat dalam Al-Qur’an.

Kalimat ini dibaca oleh Nabi Adam AS dan Hawa setelah menyadari kesalahan saat di surga.

>>> 5 Drama Korea Pyo Ji Hoon selain Teach You A Lesson yang Layak Masuk Daftar Tontonan

Bacaan doa ini tercantum dalam Surah Al-A’raf ayat 23. Doa ini berisi pengakuan kesalahan, permohonan ampun, dan harapan agar Allah SWT memberikan rahmat.

Berikut bacaan doa rabbana zalamna anfusana dalam Arab, latin, dan artinya:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Rabbana zalamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal-khasireen.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi.”

(QS Al-A'raf ayat 23)

Kisah di Balik Doa Nabi Adam dan Hawa

Kisah yang melatarbelakangi doa ini terdapat dalam Surah Al-A’raf ayat 19-22. Allah SWT memerintahkan Nabi Adam AS dan Hawa untuk tinggal di surga.

Keduanya diperbolehkan menikmati apa saja, tetapi dilarang mendekati satu pohon tertentu. Setan kemudian menggoda keduanya dan bersumpah seolah memberi nasihat tulus.

Setelah memakan buah dari pohon tersebut, keduanya menyadari kesalahan. Saat itulah mereka memohon ampun dengan doa rabbana zalamna anfusana.

>>> Australia Bungkam Turki 2-0, Irankunda dan Metcalfe Jadi Pembeda di Piala Dunia 2026

Makna Mendalam tentang Tobat

Doa ini memiliki makna mendalam tentang tobat. Kalimat “kami telah menzalimi diri kami sendiri” menunjukkan pengakuan tanpa menyalahkan pihak lain.

Nabi Adam AS dan Hawa tidak menjadikan godaan setan sebagai alasan. Mereka mengakui kesalahan dan memohon ampun langsung kepada Allah SWT.