Pertandingan pembuka Grup F Piala Dunia 2026 mempertemukan Belanda melawan Jepang di Dallas Stadium (AT&T Stadium), Texas, pada Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB.

Belanda lebih diunggulkan dari segi tradisi dan pengalaman. Namun, Jepang datang dengan modal performa meyakinkan dalam beberapa laga terakhir.

>>> IHSG Melonjak 2,06% dan Kembali ke Level 6.000

Oranje mengincar gelar juara dunia pertama setelah menjadi runner-up pada 1974, 1978, dan 2010.

Skuad asuhan Ronald Koeman tidak terkalahkan dalam 16 laga fase grup Piala Dunia sejak 1994.

Koeman menargetkan lini depan lebih tajam demi mengamankan tiket babak 16 besar. Grup F juga dihuni Swedia dan Tunisia.

Jepang melangkah ke Piala Dunia kedelapan secara beruntun dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Hajime Moriyasu memenangi enam laga uji coba terakhir, termasuk melawan Brasil dan Inggris.

Selama kualifikasi zona Asia, Samurai Biru tampil dominan dengan torehan 54 gol dan hanya kebobolan tiga kali.

Badai Cedera Menimpa Kedua Tim

Kekuatan Belanda tereduksi setelah Jurrien Timber dicoret dari skuad. Kiper utama Bart Verbruggen mengalami cedera pinggul, sementara Matthijs de Ligt dan Xavi Simons juga absen.

>>> Tujuh Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Juni 2026

Ronald Koeman diperkirakan tetap mengandalkan Memphis Depay di lini depan.

Jepang kehilangan kapten Wataru Endo yang pensiun dari tim nasional setelah cedera kaki. Winger andalan Kaoru Mitoma juga dipastikan absen.

Hajime Moriyasu akan bertumpu pada kreativitas Takefusa Kubo dan Junya Ito untuk menyokong penyerang Ayase Ueda.

Belanda diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain: Verbruggen; Dumfries, Van Hecke, Van Dijk, Van de Ven; De Jong, Gravenberch; Summerville, Reijnders, Gakpo; Depay.

Jepang diperkirakan menerapkan formasi 3-4-2-1 dengan komposisi: Suzuki; Taniguchi, Watanabe, Hiroki Ito; Doan, Kamada, Tanaka, Nakamura; Junya Ito, Kubo; Ueda.

Komposisi pemain individual menempatkan Belanda sedikit di atas angin berkat kehadiran Virgil van Dijk dan Frenkie de Jong.

>>> Danantara: Penguatan IHSG Bukti Kepercayaan Investor pada Fundamental Ekonomi

Namun, rekam jejak Jepang di Asia membuat mereka berpotensi memberikan kejutan dengan prediksi skor imbang 2-2.