Tapa Bisu Keraton Yogyakarta Jadi Tirakat Malam 1 Suro dengan Mubeng Beteng 4 Kilometer
Tapa Bisu Keraton Yogyakarta Jadi Tirakat Malam 1 Suro dengan Mubeng Beteng 4 Kilometer
Setiap datangnya Malam 1 Suro, Keraton Yogyakarta menggelar Tapa Bisu Lampah Mubeng Beteng, sebuah tradisi yang telah berlangsung turun-temurun sejak masa Sri Sultan Hamengkubuwono II.
Ritual ini dilakukan dengan berjalan kaki mengelilingi kawasan benteng Keraton Yogyakarta tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Keheningan menjadi bagian utama dalam pelaksanaan tirakat tersebut.
Sebelum prosesi dimulai, para abdi dalem terlebih dahulu melantunkan tembang macapat di Bangsal Srimanganti. Kidung yang dibawakan berisi doa dan harapan yang menyertai pergantian tahun dalam penanggalan Jawa.
>>> Polemik Gula Tinggi pada Produk Probiotik: Manfaat vs Risiko Diabetes
Diawali Bunyi Lonceng Tengah Malam
Tapa Bisu dimulai menjelang tengah malam. Tanda dimulainya prosesi ditandai dengan bunyi lonceng Kyai Brajanala di Regol Keben sebanyak 12 kali.
Setelah itu, rombongan peserta tirakat bergerak menyusuri jalur mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta. Jarak yang ditempuh selama perjalanan mencapai sekitar 4 kilometer.
Barisan paling depan diisi para abdi dalem yang mengenakan busana adat Jawa tanpa keris dan tanpa alas kaki. Mereka berjalan sambil membawa bendera Merah Putih serta panji-panji Keraton Yogyakarta.
Larangan Selama Prosesi Tapa Bisu
Peserta yang mengikuti lampah mubeng beteng wajib menjaga keheningan sepanjang perjalanan. Selain tidak diperbolehkan berbicara, mereka juga dilarang makan, minum, dan merokok hingga prosesi selesai.
Keheningan yang dijaga sepanjang malam menjadi bagian dari laku prihatin. Tradisi ini dimaknai sebagai waktu untuk menelaah kembali berbagai tindakan yang telah dilakukan selama setahun terakhir sekaligus menjalani refleksi diri menjelang tahun baru Jawa.
Update Terbaru
Laba Bersih PT Bakrie & Brothers Tbk Melonjak 50,7 Persen di 2025
Minggu / 14-06-2026, 13:00 WIB
Timnas Brasil Tahan Imbang Maroko pada Laga Pembuka Piala Dunia
Minggu / 14-06-2026, 12:56 WIB
Hakim Tolak Gugatan Warga Terkait Pertandingan UFC di Gedung Putih
Minggu / 14-06-2026, 12:56 WIB
Kemenkes dan BPOM Kendalikan Kenaikan Harga Obat Akibat Pelemahan Rupiah
Minggu / 14-06-2026, 12:52 WIB
Inggris dan Jepang Sepakati Investasi Hijau Rp392 Triliun
Minggu / 14-06-2026, 12:52 WIB
Harga Emas Antam 13 Juni 2026 Turun Rp 32.000 Per Gram dalam Sepekan
Minggu / 14-06-2026, 12:43 WIB
Ibu Hamil Boleh Makan Kacang Arab, Ini Manfaat dan Aturan Konsumsinya
Minggu / 14-06-2026, 12:43 WIB
Vincenzo Montella Lakukan Empat Perubahan di Laga Turki vs Australia
Minggu / 14-06-2026, 12:40 WIB
Bule Jerman Jual Pancake Tradisional Eierkuchen Mulai Rp 10 Ribuan di Jakarta
Minggu / 14-06-2026, 12:36 WIB
Qatar Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 12:32 WIB
Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Manajemen Emosi Jadi Sorotan
Minggu / 14-06-2026, 12:32 WIB
Kemensos Salurkan BPNT Tahap Dua 2026 Rp600.000 via KKS dan Pos
Minggu / 14-06-2026, 12:32 WIB
Teknologi PHEV Jadi Solusi Efisiensi Mobilitas di Tengah Fluktuasi Harga Energi
Minggu / 14-06-2026, 12:28 WIB
3 Cara Mudah Membersihkan Coretan di Dinding Rumah
Minggu / 14-06-2026, 12:21 WIB






