Zangrandi merupakan salah satu kedai es krim tertua di Indonesia yang menyimpan sejarah panjang sejak era kolonial di Surabaya.

Kedai ini memiliki sejumlah fakta menarik yang membuatnya berbeda dari kedai es krim lainnya.

>>> Inner Mongolia Bangun Pusat Konversi Batu Bara Terbesar di China

Berdiri Sejak 1930

Zangrandi didirikan pada tahun 1930 dan hingga kini masih beroperasi di lokasi yang sama di Jalan Yos Sudarso, Surabaya.

Usianya yang hampir satu abad menjadikannya saksi berbagai peristiwa sejarah, mulai dari masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga kemerdekaan.

Didirikan oleh Imigran Italia

Nama kedai ini berasal dari pendirinya, Roberto Zangrandi, warga keturunan Italia yang menghadirkan resep dan teknik pembuatan es krim khas Eropa di Surabaya.

Ketika keluarganya kembali ke Italia pada dekade 1960-an, usaha kuliner legendaris ini diteruskan oleh keluarga Tanumulia.

Tak Pernah Ganti Resep

Konsistensi menjaga cita rasa dengan mempertahankan resep lama sejak puluhan tahun lalu menjadi alasan utama Zangrandi memiliki banyak pelanggan setia.

>>> Apple Rilis iOS 27 Beta Developer Usai WWDC 2026, Ini Cara Update dan Risikonya

Tekstur es krimnya dikenal lebih padat serta lembut, tidak terlalu manis, dan tetap mempertahankan menu klasik seperti vanila, moka, cokelat, dan stroberi.

Ditetapkan sebagai Cagar Budaya

Gedung yang ditempati Zangrandi merupakan bangunan bersejarah di Surabaya yang kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Suasana tempo dulu sangat kental terasa melalui fasad bergaya kolonial, penggunaan kursi rotan, meja klasik, jendela besar, hingga ornamen interior jadul.

Menu yang Ikonik

Selain es krim dalam bentuk scoop, Zangrandi terkenal dengan menu racikan legendaris seperti Macedonia yang memadukan buah segar dengan es krim dan siraman saus.

>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Kalahkan Oman dan Mozambik

Ada juga menu legendaris Banana Split dengan pisang utuh serta Noodle Ice Cream yang disajikan unik menyerupai bentuk mi.