Apple resmi memperkenalkan sistem operasi terbaru iPhone, iOS 27, dalam ajang WWDC 2026 pada 8 Juni lalu.

Tak berselang lama, perusahaan langsung merilis versi Beta untuk pengembang atau iOS 27 Beta Developer.

>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Kalahkan Oman dan Mozambik

Versi beta ini merupakan tahap uji coba pertama yang ditujukan bagi para pengembang. Tujuannya agar mereka dapat menguji dan memberikan masukan untuk menyempurnakan versi final.

Meskipun pengguna biasa bisa melakukan pembaruan melalui menu pengaturan iPhone, ada sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Statusnya yang masih dalam pengembangan membuat kemungkinan munculnya bug cukup besar.

Beberapa kendala yang mungkin terjadi antara lain aplikasi keluar secara tiba-tiba karena tidak kompatibel. Fitur-fitur di perangkat juga kemungkinan tidak berjalan lancar.

Apple menyarankan pengguna yang ingin mencoba versi ini menggunakan iPhone khusus untuk uji coba. Sangat tidak disarankan menginstal iOS 27 Beta pada perangkat utama sehari-hari.

Langkah pencegahan yang dianjurkan sebelum instalasi adalah mencadangkan data melalui iTunes.

Proses ini penting agar pengguna bisa mengembalikan perangkat ke versi non-beta tanpa kehilangan data jika menemukan bug yang mengganggu.

Cara mencadangkan data adalah dengan menghubungkan iPhone ke iTunes di komputer desktop, lalu memilih opsi "Backup".

Jika ingin menghapus versi beta, perangkat harus masuk ke Recovery Mode terlebih dahulu.

Setelah perangkat terdeteksi dalam Recovery Mode, pilih opsi "Restore iPhone" untuk mengunduh versi non-beta terkini.

Proses ini akan mengembalikan ponsel ke setelan pabrik, lalu data bisa dipulihkan menggunakan "Restore Backup".

>>> Gavi Tekel Keras Rodri di Latihan Timnas Spanyol, Pelatih Pasang Badan