Perusahaan produksi milik Justin Baldoni, Wayfarer Studios, harus mengeluarkan dana besar menyusul pertarungan hukum yang dihadapinya.

Rumah produksi tersebut diperintahkan membayar biaya hukum senilai $171.616 kepada surat kabar The New York Times.

>>> Anak Eric Bieniemy Ditangkap Polisi Terkait Penembakan Sang Ibu di Rumah

Keputusan itu dijatuhkan setelah seorang hakim menolak gugatan hukum yang diajukan terhadap media tersebut dan Blake Lively.

Sebelumnya, Justin Baldoni bersama Wayfarer sempat melayangkan gugatan senilai $400 juta terhadap Blake Lively dan Ryan Reynolds.

Selain itu, mereka juga menuntut The New York Times sebesar $250 juta atas tuduhan pencemaran nama baik.

Tuntutan tersebut bermula dari pemberitaan mengenai konflik di balik layar pembuatan film "It Ends With Us".

Pihak Justin Baldoni menilai pemberitaan itu merupakan bagian dari kampanye hitam yang sengaja diarahkan kepadanya.

>>> Anggota Kongres Minta Seattle Lindungi Rakun Viral Jimothy dari Bahaya

The New York Times kemudian melayangkan gugatan balik berdasarkan undang-undang anti-SLAPP di New York.

Media tersebut menuntut ganti rugi kompensasi dan hukuman atas klaim hukum yang dianggap tidak berdasar.

Sumber dari pihak Wayfarer menyatakan bahwa tim mereka menyadari risiko besar dalam menghadapi The New York Times.

Mereka menyebut gugatan tersebut kalah karena alasan hak istimewa jurnalistik dan bukan berdasarkan fakta materi.

>>> Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker

Langkah hukum tersebut diklaim sebagai salah satu cara membawa bukti agar tercatat secara resmi dalam arsip publik.

Sementara itu, hakim federal juga memutuskan bahwa Justin Baldoni wajib membayar biaya hukum kepada Blake Lively.

Nominal pasti untuk pembayaran biaya hukum Blake Lively saat ini masih dibahas secara mendalam di pengadilan.

Blake Lively dilaporkan meminta ganti rugi biaya pengacara dengan jumlah sedikit di atas $8 juta.

Upaya hukum ini dilakukan untuk menantang narasi yang dianggap keliru serta menyingkap ketidakkonsistenan dalam klaim yang diajukan oleh Blake Lively.

>>> Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Di sisi lain, Blake sendiri diketahui meminta biaya pengacara dengan nilai mencapai lebih dari $8 juta.