Justin Baldoni akhirnya angkat bicara mengenai perseteruan hukumnya dengan Blake Lively yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial, Baldoni bersama istrinya, Emily, mengungkapkan dampak yang mereka rasakan dari konflik tersebut.

>>> The Rose Gelar Konser ROSETOPIA di Jakarta 23 Oktober 2026

"Kami belum berbicara di depan umum selama hampir dua tahun terakhir, dan bukan karena kami tidak punya sesuatu untuk dikatakan," ujar Baldoni.

Ia menambahkan bahwa setiap kali ingin membuat video, selalu ada yang mengatakan untuk tidak melakukannya.

Emily menyebut ada "banyak hal yang ingin disampaikan" mengenai perselisihan suaminya dengan Lively yang dimulai sejak 2024.

Semua bermula dari kesaksian Blake Lively pada Desember 2024 yang menuding Baldoni melakukan pelecehan seksual dan kampanye fitnah daring saat syuting film "It Ends with Us."

"Hal itu menyulitkan untuk menentukan apa yang tepat untuk momen spesifik ini," kata Emily.

Namun, ia menegaskan bahwa mereka duduk dengan rasa syukur yang luar biasa atas banyak hal dan banyak orang.

"Rasa syukur telah menyelamatkan kita," timpal Baldoni.

>>> Sinopsis, Cast, dan Jadwal Tayang Moana Live-Action

Setelah dua tahun bungkam, mereka merasa perlu berbagi karena "telah banyak hal menyakitkan yang terungkap" sejak tuduhan itu muncul.

Baldoni menjelaskan bahwa rencana mereka adalah "membiarkan sistem peradilan berjalan sebagaimana mestinya" dan tidak "menambah kebisingan."

Emily menambahkan bahwa "fakta-fakta telah berbicara sendiri" dalam skandal yang berlangsung bertahun-tahun itu.

Baldoni juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya.

"Kalian telah meluangkan waktu untuk berjuang demi kami, dan ucapan terima kasih saja rasanya tidak cukup," katanya seperti diberitakan Variety pada Rabu (8/7).

Justin Baldoni dan Blake Lively mendadak berdamai pada Senin (4/5), sesaat sebelum Met Gala dimulai.

>>> Jack Antonoff dan Margaret Qualley Pisah Jelang 3 Tahun Menikah

Kesepakatan damai itu terjadi dua pekan sebelum persidangan resmi gugatan Lively terhadap Baldoni yang mestinya dimulai pada 18 Mei, setelah hakim sebelumnya menolak 10 dari 13 gugatan Lively.