Justin Baldoni akhirnya angkat bicara mengenai perseteruan hukum yang berkepanjangan dengan Blake Lively. Sutradara film 'It Ends With Us' itu menyebut semua ini bermuara pada satu kata: 'ketidakadilan'.

Dalam pernyataan yang disampaikan bersama istrinya, Emily, Justin menegaskan bahwa dirinyalah yang dirugikan dalam kasus ini.

>>> Michael J. Fox Raih Nominasi Emmy untuk Peran Tamu di Shrinking

Ia menggambarkan dampak dari gugatan pelecehan seksual dan pembalasan yang diajukan Blake terkait film tahun 2024 mereka sebagai sebuah 'ketidakadilan'.

Justin dan Emily mengaku sengaja bungkam selama pertarungan hukum berlangsung. Mereka tidak ingin 'menambah kebisingan' di tengah banyaknya pernyataan tidak benar yang beredar selama dua tahun terakhir.

Emily mengatakan pertarungan hukum ini telah membuat trauma keluarganya.

Ia masih tidak mengerti bagaimana semua ini bisa terjadi, dan menyebutnya sebagai 'perjuangan yang disamarkan sebagai perjuangan untuk perempuan'.

Kini, Justin dan Emily fokus pada pemulihan.

Mereka mengakui prosesnya tidak mudah, namun perlahan mereka belajar untuk kembali pada hal-hal yang benar-benar penting: anak-anak, keluarga, teman, komunitas, dan iman.

>>> Utah Jazz Resmi Rekrut Mo Bamba dengan Kontrak Dua Tahun

Pasangan itu berulang kali mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang setia.

Justin mengapresiasi mereka yang 'mempercayai' intuisi dan mendoakan mereka, dan merasa sangat dicintai saat terus menjalani proses penyembuhan bersama keluarga.

Sebagai informasi, Justin sebelumnya mengajukan gugatan balik terhadap Blake dan suaminya, Ryan Reynolds, dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pemerasan.

Namun, gugatan tersebut ditolak oleh hakim.

Seperti diberitakan TMZ, hakim federal memberikan kemenangan parsial kepada Blake bulan lalu dalam mosi hukum yang menyusul penyelesaiannya dengan perusahaan produksi Justin.

Hakim mengabulkan biaya pengacara Blake, namun menolak permintaannya untuk sanksi finansial tambahan.

>>> Gable Steveson Jalani Debut UFC Hadapi Elisha Ellison

Blake kemudian mengirimkan tagihan kepada Justin senilai lebih dari $8 juta.