Apple dan Broadcom Umumkan Kesepakatan Chip Senilai $30 Miliar
Apple secara resmi mengumumkan perjanjian multi-tahun baru dengan Broadcom Inc. yang bernilai lebih dari $30 miliar.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Broadcom akan merancang dan memproduksi komponen silikon kustom serta teknologi konektivitas nirkabel di Amerika Serikat untuk berbagai produk Apple.
>>> Khawatir Masa Depan Anak di Era AI? Ini Rahasia Menyiapkannya Menjadi Lifelong Learner
Perjanjian ini diproyeksikan menghasilkan lebih dari 15 miliar chip buatan AS dan mendukung ratusan lapangan kerja domestik.
Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya Apple bersama pejabat pemerintah federal dan bisnis dalam negeri untuk membangun rantai pasokan silikon yang menyeluruh di Amerika Serikat.
Broadcom merupakan peserta dalam Program Manufaktur Amerika (AMP) Apple, inisiatif yang diluncurkan tahun lalu untuk mempercepat manufaktur berbasis AS.
Kontrak baru ini menjadi komitmen AMP terbesar Apple sejauh ini.
Sebagai bagian dari perjanjian, Broadcom akan melakukan investasi belanja modal sebesar $1,5 miliar untuk memperluas dan memodernisasi fasilitas manufakturnya di Fort Collins, Colorado.
>>> Ramalan Zodiak 9 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Beruntung di Karier dan Keuangan
Fasilitas Fort Collins akan digunakan untuk memproduksi teknologi konektivitas nirkabel canggih dan komponen frekuensi radio mutakhir, termasuk filter Film Bulk Acoustic Resonator (FBAR).
Menurut Apple, investasi ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menginvestasikan $600 miliar ke perekonomian AS selama empat tahun, yang berfokus pada manufaktur dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan teknologi.
Tim Cook, CEO Apple, mengatakan bahwa Apple dan Broadcom memiliki sejarah panjang bersama, dan fase baru kemitraan ini mempercepat komitmen mereka terhadap manufaktur dan inovasi Amerika.
Ia menambahkan bahwa komponen mutakhir yang dibuat di Fort Collins sangat penting untuk menghadirkan kinerja dan konektivitas yang diharapkan pelanggan.
Hock Tan, presiden dan CEO Broadcom, menyatakan bangga dapat terus bekerja sama dengan Apple setelah puluhan tahun sukses bersama dan berkomitmen terhadap inovasi Amerika.
>>> Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual
Ia juga menyambut baik perluasan jejak manufaktur di Fort Collins untuk menciptakan teknologi yang menghubungkan orang-orang di seluruh dunia.
Update Terbaru
Xiaomi Pamer Ketahanan Redmi Note 17 Pro: Dihantam Durian pun Tak Mempan
Kamis / 09-07-2026, 10:53 WIB
Gainward Luncurkan GeForce RTX 50 Series untuk Gaming dan AI
Kamis / 09-07-2026, 10:53 WIB
Kucing Bisa Kena Penyakit Ginjal, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Kamis / 09-07-2026, 10:53 WIB
Apakah Film Moana Live-Action (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Kamis / 09-07-2026, 10:51 WIB
6 Body Lotion di Alfamart untuk Kulit Gelap Akibat Sering Panas-panasan
Kamis / 09-07-2026, 10:49 WIB
Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya
Kamis / 09-07-2026, 10:48 WIB
Bank Aladin Syariah Raih Penghargaan KNEKS untuk Kinerja Digital Syariah
Kamis / 09-07-2026, 10:48 WIB
8 Sunscreen Lokal SPF 50 untuk Lindungi Kulit dari Sinar Matahari dan Flek Hitam
Kamis / 09-07-2026, 10:43 WIB
Rupiah Anjlok ke Rp18.066 per Dolar AS, Ini Faktor Penyebabnya
Kamis / 09-07-2026, 10:43 WIB
Trump Konfirmasi Serangan ke Pulau Kharg, Iran Kehilangan 90% Ekspor Minyak
Kamis / 09-07-2026, 10:43 WIB
Trump Hentikan Gencatan Senjata dengan Iran, Perang Baru Mengancam
Kamis / 09-07-2026, 10:43 WIB
Xiaomi Luncurkan Mijia Washing Machine Pro 10kg dengan Teknologi Super Electrolysis
Kamis / 09-07-2026, 10:43 WIB
Gaun Zendaya di Premiere 'The Odyssey' Diterbangkan Khusus Pakai Jet Pribadi
Kamis / 09-07-2026, 10:42 WIB
7 Kombinasi Warna Baju yang Bikin Penampilan Terlihat Elegan dan Mewah
Kamis / 09-07-2026, 10:42 WIB







