Justin Baldoni secara resmi menolak permintaan Blake Lively yang memintanya membayar lebih dari US$8 juta atau sekitar Rp128 miliar untuk biaya hukum dalam perseteruan mereka terkait film "It Ends With Us".

Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, tim hukum Baldoni dan perusahaannya Wayfarer menyatakan jumlah yang diminta Lively sangat berlebihan.

>>> Pulang dari Piala Dunia 2026, Erling Haaland Bawa Oleh-oleh Tak Wajar Seharga Puluhan Juta

Mereka menilai Blake gagal memberikan bukti kredibel yang menunjukkan dirinya berhak atas biaya tersebut. Tim Baldoni meminta hakim menolak permintaan itu sepenuhnya.

Pengacara Baldoni, Bryan Freedman, dalam mosi yang diajukan menyebut permintaan biaya Lively terlalu inklusif.

Freedman mengatakan permintaan itu mencakup biaya untuk meneliti tanggung jawabnya sendiri atas sumpah palsu terkait klaim CRD California dan mosi Rule 11 yang sudah ditolak pengadilan.

Sebagai alternatif, Baldoni berargumen jika hakim tetap memberikan biaya, jumlahnya harus dipotong dari lebih US$8 juta menjadi hanya enam digit.

Pihak Baldoni menuduh Lively mencoba membuatnya membayar pekerjaan hukum yang jauh melampaui pembelaan terhadap gugatan pencemaran nama baik.

Mereka menyebut permintaan itu menggembung dan tidak didukung bukti.

>>> GIIAS 2026 Siap Digelar, 10 Merek Baru Ikut Serta

Sumber dekat Blake Lively membantah argumen tersebut.

Sumber itu mengatakan argumen Baldoni bahwa biaya hanya dapat dipulihkan untuk klaim pencemaran nama baik bertentangan dengan bahasa undang-undang.

Menurut sumber itu, undang-undang menyebut "pembelaan yang berhasil atas litigasi", bukan "klaim". Sumber itu menambahkan tim Baldoni tidak membahas hal itu dalam bantahan mereka karena tahu mereka salah.

Sumber Blake juga menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut telah digabungkan oleh hakim, dan tim Baldoni tidak membantahnya.

Sebelumnya, Blake Lively meminta lebih dari US$8 juta setelah hakim menolak gugatan pencemaran nama baik Baldoni senilai US$400 juta dan memutuskan dia berhak mendapatkan biaya pengacara terkait kemenangan atas gugatan itu.

Perselisihan biaya ini muncul setelah Blake dan Justin menyelesaikan sisa pertarungan hukum mereka yang berlangsung bertahun-tahun pada Mei lalu.

>>> Pertamina Kedatangan 45,9 Ribu Ton LPG Impor dari AS

Penyelesaian itu menghindari persidangan atas klaim pelanggaran kontrak dan pembalasan yang tersisa dari Lively.