Mozilla resmi mengumumkan perubahan jadwal rilis Firefox. Seperti Google Chrome dan Microsoft Edge, Firefox kini akan mendapatkan pembaruan setiap dua minggu.

Pengumuman ini disampaikan oleh Sylvestre Ledru, Director di Mozilla, melalui pemberitahuan kepada tim pengembang. Mulai September 2026, Firefox Desktop dan Firefox Android akan dirilis dengan siklus dua mingguan.

>>> Microsoft Siapkan Perombakan Besar Phone Link di Windows 11, Berpotensi Atasi Boros RAM

Sebagai contoh, Firefox 155 yang semula dijadwalkan pada 15 September 2026, kini ditargetkan meluncur lebih cepat, yaitu 1 September 2026.

Namun Mozilla menegaskan bahwa perubahan ini masih bersifat eksperimen. Jadwal bisa berubah tergantung hasil evaluasi nantinya.

Lebih Cepat, Tapi Tidak Dipaksakan

Meskipun update lebih sering, Mozilla tidak memaksakan seluruh fitur selesai dua kali lebih cepat. Kualitas tetap menjadi prioritas utama.

Jika sebuah fitur belum benar-benar siap, maka akan ditunda ke rilis berikutnya. Mozilla tidak ingin perubahan ini menghasilkan update penuh bug atau fitur yang belum matang.

>>> Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 14 Juli 2026: Antam, Galeri 24, dan UBS Kompak Turun, Saatnya 'Borong' atau Tunggu?

Tujuan Perubahan Jadwal Rilis

Menurut Mozilla, perubahan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, memberikan fitur yang sudah siap lebih cepat kepada pengguna.

Kedua, membuat proses pengembangan lebih terprediksi. Ketiga, mengurangi tekanan terhadap proses backport atau uplift fitur ke versi stabil.

Keempat, mempercepat distribusi perbaikan bug dan peningkatan keamanan. Bagi pengguna, ini berarti peningkatan dan perbaikan akan hadir lebih rutin.

Firefox Masih Pertahankan Ekstensi

Meskipun mengikuti Chrome dan Edge dalam jadwal update, Mozilla tetap mempertahankan perbedaan utama: dukungan ekstensi. Firefox hingga saat ini belum berencana menghapus dukungan Manifest V2.

>>> Menutup Muharram 1448 H: Teks Khutbah Jumat, 17 Juli 2026, Amalan Akhiri Bulan Haram & Sambut Safar

Berbeda dengan Google Chrome yang terus menghentikan ekstensi lama seperti uBlock Origin (MV2). Dari sisi kompatibilitas ekstensi, Firefox masih mempertahankan pendekatannya sendiri.