Debut manis dicatatkan oleh Ayyoub Bouaddi dalam panggung Piala Dunia 2026.

Gelandang muda tim nasional Maroko ini tampil percaya diri dan sukses meredam agresivitas lini tengah Brasil melalui ketenangan permainannya.

>>> Tapa Bisu Keraton Yogyakarta Jadi Tirakat Malam 1 Suro dengan Mubeng Beteng 4 Kilometer

Bouaddi langsung dipercaya menjadi starter dalam pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia 2026. Pemain berbakat ini menunjukkan kelasnya di MetLife Stadium pada Minggu pagi WIB.

Pemain berusia 18 tahun tersebut mengemban tugas sebagai jangkar lini tengah Maroko. Menghadapi barisan bintang Selecao, Bouaddi mampu menjalankan peran tersebut dengan sangat baik.

Mantan penggawa Prancis U-21 ini tidak terlihat canggung saat harus berduel dengan nama-nama besar. Ia berhadapan langsung dengan Casemiro, Raphinha, hingga Vinicius Junior di atas lapangan.

Data statistik menunjukkan bahwa Bouaddi menjadi pemain dengan daya jelajah tertinggi di skuad Maroko.

Ia menjelajahi lapangan hingga hampir 12 km dan melepaskan 67 operan, jumlah terbanyak di antara rekan setimnya.

Catatan ESPN menunjukkan efektivitas tinggi dari permainan Bouaddi.

Sang pemain membukukan akurasi umpan mencapai 91 persen, mencatat 100 persen umpan sukses di sepertiga akhir lapangan, serta melakukan 6 recovery ball, 5 intersep, dan memenangkan 9 duel.

>>> Polemik Gula Tinggi pada Produk Probiotik: Manfaat vs Risiko Diabetes

Kontribusi masif Bouaddi mengantarkan Maroko menahan imbang Brasil dengan skor 1-1. Dalam laga tersebut, gol dari Ismael Saibari berhasil disamakan oleh penyerang Brasil, Vinicius.

Aksi memukau sang gelandang muda turut mengundang pujian dari mantan penyerang Premier League, Alan Shearer.

Pundit BBC tersebut mengaku sangat kagum dengan ketenangan yang ditunjukkan Bouaddi di sektor tengah.