Sebagai contoh, penggunaan pelumas mesin tidak harus menguras kantong selama spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan.

>>> 5 Aplikasi Alternatif iCloud untuk Backup Data iPhone

"Untuk oli juga sebenarnya tidak mahal. Misalnya bisa pakai oli 10W-40.

Harganya sekarang setelah naik sekitar Rp 125 ribuan per liter. Dulu sebelum naik bahkan masih sekitar Rp 100.000-an," katanya.

Biaya untuk suku cadang berkala lainnya, seperti filter oli dan filter udara, juga disebut masih berada pada kisaran normal komponen fast moving standar.

"Filter oli juga sekitar Rp 95.000, lalu filter udara sekitar Rp 100.000 sampai Rp 103.000.

Itu masih komponen fast moving yang standar," ujarnya.

Selain suku cadang fast moving, komponen untuk perbaikan mesin dasar diklaim masih relatif terjangkau jika dibandingkan dengan persepsi negatif yang beredar.

"Kalau untuk komponen mesin juga relatif biasa saja.

Misalnya ring seher untuk Peugeot 405 STI 2.000 cc harganya sekitar Rp 1,3 jutaan untuk satu set empat piston," katanya.

Hatar kemudian merinci estimasi harga untuk komponen paking kepala silinder (packing head) yang berada pada angka ratusan ribu rupiah.

"Lalu packing head sekitar Rp 300 ribuan. Jadi sebenarnya masih cukup masuk akal dan menurut saya masih worth it," kata Hatar.

>>> Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Pertalite dan Solar Tidak Naik

Calon pembeli disarankan mengalokasikan dana khusus untuk melakukan inspeksi menyeluruh sebelum melakukan transaksi pembelian unit.