Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, pada Rabu (17/6/2026) untuk meyakinkan otoritas dan investor Tiongkok mengenai stabilitas fiskal serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran dari pihak Tiongkok menjelang rencana penerbitan instrumen surat utang Panda Bond dalam waktu dekat.

>>> Thomas Tuchel Tarik Declan Rice demi Hindari Risiko Cedera

Dalam kunjungan tersebut, Menkeu Purbaya bertemu dengan Menteri Keuangan China Lan Fo’an dan sejumlah investor di Beijing untuk meluruskan persepsi keliru tentang keberlanjutan anggaran negara.

"Dari Menkeu China, tadinya mereka juga khawatir atau mendengar informasi yang salah tentang kondisi fiskal Indonesia," kata Menkeu Purbaya.

Pemerintah Indonesia kemudian memaparkan data bahwa defisit APBN masih terjaga, pertumbuhan ekonomi berjalan baik, dan realisasi penerimaan pajak terus meningkat.

"Sehingga mereka yakin bahwa kondisi perekonomian Indonesia memang baik. Tadi kita diskusi cukup dalam, sehingga kita bisa meyakinkan China bahwa keadaannya seperti itu," imbuh Menkeu Purbaya.

Penjelasan serupa juga disampaikan kepada para pelaku pasar modal Tiongkok yang sempat terpengaruh sentimen negatif dari lembaga pemeringkat internasional.

>>> Menhan AS Dorong NATO Kembali Jadi Aliansi Militer yang Kuat

"Setelah dijelaskan tadi kondisi fiskal kita seperti apa, mereka sekarang yakin bahwa kondisi fiskal kita baik," papar Menkeu Purbaya.

Keyakinan yang pulih membuat Pemerintah Indonesia optimistis bahwa obligasi berdenominasi Yuan akan diserap dengan baik oleh pasar setempat.

"Dan mereka bilang bahwa mereka hampir pasti akan membeli Panda Bond yang akan kita terbitkan," jelas Menkeu Purbaya.

Penerbitan sovereign Panda Bond ini ditargetkan memperluas basis investor baru dan mendukung implementasi kerja sama penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction) dalam transaksi bilateral kedua negara.

>>> Kemendikdasmen: TKA Penting untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Agenda kunjungan Menkeu Purbaya di Beijing selanjutnya dijadwalkan menyasar pertemuan dengan People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, serta Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).