Kemendikdasmen: TKA Penting untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Direktur Jenderal Non Formal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gatot Suharwoto menilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, TKA juga berperan dalam menguatkan berpikir komputasi pada peserta didik.
>>> Marc Marquez Redam Ekspektasi Jelang MotoGP Ceko 2026
"Namanya berpikir komputasi, jadi anak-anak itu logiknya jalan. Supaya apa?
Tidak banyak masyarakat kita yang sampai sekarang masih ada yang mudah ditipu karena tidak terlatih berpikir kritis," kata Gatot di Jambi, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa berpikir komputasi merupakan fondasi logika yang harus dimiliki peserta didik sejak dini.
Pola pikir instan dan berharap keberuntungan tanpa proses membuat sebagian masyarakat rentan terhadap penipuan, termasuk modus yang memanfaatkan emosi dan cerita dramatis.
Gatot mengungkapkan bahwa selama ini ada praktik di beberapa lembaga pendidikan yang tidak menerapkan evaluasi akhir secara memadai, sehingga standar kelulusan menjadi longgar.
Penerapan TKA dimaksudkan sebagai alat penilaian dan validasi capaian belajar peserta didik, bukan sebagai satu-satunya penentu kelulusan.
>>> Mengenal Puasa Mutih Jawa dan Hukumnya dalam Pandangan Islam
"TKA bersifat tidak wajib mutlak, namun sangat diperlukan saat peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Di perguruan tinggi, TKA sudah dimasukkan sebagai validator rapor," jelas Dirjen.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi kepada kementerian dan pihak-pihak yang mendukung program kapitalisasi fasilitas pendidikan yang kini menjangkau hampir seluruh kawasan perkotaan.
Menurutnya, dukungan program ini sangat membantu sekolah-sekolah di daerah dalam pembangunan fisik dan pengadaan peralatan.
Ia menyambut baik dan siap mendukung program nasional Kemendikdasmen dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan usia dini, dasar, menengah, dan SMA.
>>> Kenali Perbedaan Lip Balm dan Lip Serum untuk Perawatan Bibir
"Tujuan sinergi adalah memastikan penerapan standar pelayanan minimal dan meningkatkan kualitas SDM daerah sehingga standar pendidikan merata di seluruh Indonesia," ungkapnya.
Update Terbaru
BGN Kaji Klasterisasi Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 20:29 WIB
Yann LeCun Kritik xAI Milik Elon Musk: Gagal Bersaing dan Hadapi Krisis Finansial
Kamis / 18-06-2026, 20:29 WIB
Bank Indonesia Waspadai Lonjakan Inflasi Pangan Akibat El Nino
Kamis / 18-06-2026, 20:28 WIB
Blue Bird Bagikan Dividen Rp166 per Saham, Yield 10%
Kamis / 18-06-2026, 20:28 WIB
Anggota DPR: Tambahan Anggaran APH Harus Bermanfaat bagi Rakyat
Kamis / 18-06-2026, 20:28 WIB
Kemkomdigi Ungkap Lima Pilar Strategis Hadapi Disinformasi Berbasis AI
Kamis / 18-06-2026, 20:28 WIB
Aceh Jemput 10 ODGJ yang Dipasung untuk Mendapatkan Perawatan
Kamis / 18-06-2026, 20:28 WIB
Brimob Polda Sulteng Bersihkan Puing dan Sediakan Air Bersih untuk Korban Gempa Sigi
Kamis / 18-06-2026, 20:28 WIB
Bank Indonesia Waspadai Lonjakan Inflasi Pangan Akibat El Nino
Kamis / 18-06-2026, 20:25 WIB
Jasa Marga Masifkan Preservasi Jalan Tol Jelang Libur Sekolah 2026
Kamis / 18-06-2026, 20:25 WIB
Pemain Lokal Pelita Jaya Tak Gentar Hadapi Pebasket Asing Hornbills
Kamis / 18-06-2026, 20:24 WIB
OJK Minta Direksi BEI Terpilih Beri Kinerja Terbaik untuk Pasar Modal
Kamis / 18-06-2026, 20:24 WIB
Sony Sonjaya Bungkam Usai Diperiksa Kejagung Selama 9 Jam
Kamis / 18-06-2026, 20:24 WIB
Mendagri: Infrastruktur Permanen Jadi Prioritas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Kamis / 18-06-2026, 20:24 WIB






