Kemendikdasmen: SPMB Ramah Hapus Label Sekolah Favorit
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah dirancang untuk menghilangkan label sekolah favorit.
Direktur SMA Kemendikdasmen Yuli Haryanto mengatakan pihaknya memastikan setiap sekolah negeri memiliki mutu dan standar yang sama melalui SPMB Ramah.
>>> BPBD Sumsel Usulkan Tambahan Empat Helikopter Water Bombing untuk Karhutla
"Dengan adanya SPMB Ramah ini sebenarnya salah satu yang ingin disampaikan kepada masyarakat bahwa sekolah kita ini mutunya sama, standarnya sama," kata Haryanto dalam webinar di Jakarta Pusat, Kamis.
Upaya pemerataan mutu dilakukan melalui pelatihan guru yang sesuai kebutuhan zaman, seperti koding, AI, dan Bahasa Inggris.
Kemendikdasmen juga membenahi infrastruktur sekolah melalui revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi dengan pemberian interactive flat panel (IFP).
Dari segi kajian mutu, Kemendikdasmen bersama UPT melakukan gerakan sistem penjaminan mutu internal agar semua sekolah setara.
>>> Kanada vs Qatar: Perburuan Kemenangan Perdana di Piala Dunia
Yuli mengapresiasi dukungan KPK yang mempertegas SPMB sebagai layanan publik pendidikan yang harus dijaga integritasnya.
SPMB Ramah menempatkan penerimaan murid baru sebagai layanan publik yang mudah diakses, jelas prosedurnya, adil, dan melindungi masyarakat dari praktik merugikan.
Melalui Surat Edaran KPK Nomor 7, seluruh pihak diingatkan untuk tidak meminta, memberi, atau menerima gratifikasi terkait SPMB.
>>> Ratusan Perempuan di Jakut Ikuti Workshop Eco Enzyme Olah Sampah Organik
Masyarakat dapat melaporkan kecurangan atau pungutan melalui Posko Pengaduan Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen, Unit Layanan Terpadu, WhatsApp, pusat panggilan, atau surel pengaduan.
Update Terbaru
Rockstar Luncurkan Pembaruan Heist Kortz Center di GTA Online Juli
Kamis / 18-06-2026, 19:25 WIB
Timnas Honor of Kings Indonesia Lolos ke Babak Utama Asian Games 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:25 WIB
Menhan AS Dorong NATO Kembali Jadi Aliansi Militer yang Kuat
Kamis / 18-06-2026, 19:25 WIB
Kemendikdasmen: TKA Penting untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Kamis / 18-06-2026, 19:24 WIB
Marc Marquez Redam Ekspektasi Jelang MotoGP Ceko 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:24 WIB
Mengenal Puasa Mutih Jawa dan Hukumnya dalam Pandangan Islam
Kamis / 18-06-2026, 19:24 WIB
Kenali Perbedaan Lip Balm dan Lip Serum untuk Perawatan Bibir
Kamis / 18-06-2026, 19:24 WIB
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner di Bali Tuai Kritik Netizen
Kamis / 18-06-2026, 19:24 WIB
SNPMB Umumkan Hasil UTBK SNBT 2026 pada 25 Mei
Kamis / 18-06-2026, 19:21 WIB
Perbanas Resmikan UMKM Center untuk Perkuat Ekosistem Usaha
Kamis / 18-06-2026, 19:21 WIB
IHSG 18 Juni 2026 Ditutup Melemah ke Level 6.172
Kamis / 18-06-2026, 19:20 WIB
OJK Tetapkan Tujuh Direksi Baru BEI untuk Periode 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 19:20 WIB
Siti KDI Terharu Terima Hadiah Kelulusan Sederhana dari Putrinya
Kamis / 18-06-2026, 19:20 WIB
76 Sekolah di Jawa Tak Lagi Terima Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 19:20 WIB






