OJK Tetapkan Tujuh Direksi Baru BEI untuk Periode 2026-2030

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan susunan direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2026 hingga 2030.
Penetapan ini dilakukan setelah seluruh rangkaian proses penyaringan kandidat selesai.
>>> 76 Sekolah di Jawa Tak Lagi Terima Program Makan Bergizi Gratis
Irvan Susandy diusulkan sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa. Sementara itu, Yulianto Aji Sadono ditempatkan sebagai calon Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan.
Abdul Munim masuk dalam usulan posisi Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko.
Untuk jabatan Direktur Pengembangan dipercayakan kepada Iding Pardi, sedangkan Umi Kulsum diusulkan menjadi Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum.
Proses Seleksi Ketat
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan ketujuh calon direksi tersebut dipilih setelah melalui seleksi dan uji kemampuan serta kepatutan terhadap 28 kandidat yang diajukan.
"Kami berharap direksi yang baru memiliki komitmen untuk terus memperkuat tata kelola, melanjutkan reformasi, dan menjaga integritas pasar modal Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (18/6/2026).
Friderica menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong pertumbuhan signifikan pasar modal dalam negeri.
>>> Pelaku Deepfake Karina dan Winter aespa Divonis 2,5 Tahun Penjara
Sektor ini diharapkan menjadi wadah yang aman dan suportif bagi investor, emiten, dan pelaku industri jasa keuangan.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan koordinasi intensif telah dilakukan bersama regulator dan manajemen baru. Pertemuan tersebut berfokus pada strategi penguatan sistem manajerial internal bursa.
"Kami sudah berdiskusi cukup panjang mengenai langkah-langkah untuk membenahi tata kelola bursa agar menjadi lebih baik ke depannya," kata Dasco.
Calon Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan kesiapan jajarannya mengawal organisasi selama empat tahun ke depan. Manajemen berkomitmen meneruskan program pembenahan yang telah berjalan.
"Kami berkomitmen meningkatkan transparansi, integritas tata kelola, serta melakukan pendalaman pasar dari sisi supply maupun demand agar BEI semakin berkembang," ucapnya.
>>> Bisnis Wealth Management Perbankan Tumbuh Solid di Tengah Tekanan Rupiah
Jeffrey menyebut upaya tersebut diharapkan mendorong BEI menjadi bursa yang lebih kompetitif dan sejajar dengan bursa-bursa besar di dunia.
Update Terbaru
Cara Cek PIP 2026 Lewat HP untuk Pastikan Pencairan Dana
Kamis / 18-06-2026, 20:21 WIB
Wärtsilä Uji Coba Mesin Hidrogen Murni 100 Persen di Spanyol
Kamis / 18-06-2026, 20:21 WIB
Serangan DDoS ke Organisasi di Indonesia Melonjak 62 Persen pada Kuartal I-2026
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Aplikasi Game MAGER Hadirkan Bonus Harian Lewat Misi dan Event
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Meta Resmi Luncurkan WhatsApp Plus Berbayar di Indonesia, Ini Fiturnya
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Unhas dan MPR RI Jalin Kerja Sama Perkuat Nilai Kebangsaan
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Perluasan Lahan Tebu Situbondo Tembus 598 Hektare, Lampaui Target
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
KSP Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis Pelajar di Penjaringan Jakarta Utara
Kamis / 18-06-2026, 20:20 WIB
Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 2027
Kamis / 18-06-2026, 20:16 WIB
BGN Kaji Klasterisasi Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Rektor UP: Nilai Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Implementasi
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Gorontalo
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Perpusnas Usul Tambahan Anggaran Rp357,77 Miliar untuk Literasi
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB
Hubungan Suami Istri dalam Islam Bernilai Pahala Sedekah Besar
Kamis / 18-06-2026, 20:15 WIB






