Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman.

Pemerintah mengindikasikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi hingga tahun depan meskipun Indonesia berpotensi menghadapi fenomena El Nino pada paruh kedua 2026.

>>> BGN Kaji Klasterisasi Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Mentan melaporkan situasi terkini kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Cadangan beras yang melimpah dan kelanjutan produksi menjadi fondasi utama keyakinan pemerintah.

Cadangan beras pemerintah yang tersimpan di Perum Bulog saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton.

Potensi pasokan juga diperkuat oleh padi siap panen yang diperkirakan berkisar antara 10 hingga 11 juta ton.

Saluran distribusi lain seperti rumah tangga, perhotelan, dan restoran masih menyimpan stok beras sekitar 12,5 juta ton.

Gabungan angka tersebut dinilai mampu mencukupi kebutuhan masyarakat untuk jangka panjang.

"Artinya dengan cadangan ini, stok beras cukup untuk 10-11 bulan ke depan," ujar Amran.

>>> Badan Gizi Nasional Pangkas Anggaran 2026 Sebesar Rp39 Triliun

Melalui kalkulasi yang mengutamakan prinsip kehati-hatian, pemenuhan pangan pokok ini diproyeksikan bertahan hingga April 2027. Periode panen raya yang diperkirakan bergulir pada Maret 2027 akan menambah pasokan baru.

Kondisi ini memberikan waktu bagi jajaran pemerintah untuk merumuskan langkah mitigasi menghadapi kemarau ekstrem yang sebelumnya diprediksi BMKG.

Sejumlah program pendukung di sektor pertanian terus digencarkan secara masif.

Strategi penguatan infrastruktur pengairan diterapkan lewat pembangunan embung, pompanisasi, irigasi pompa, hingga pembuatan sumur dalam.

Optimalisasi lahan rawa juga dilakukan untuk memacu frekuensi panen dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

"Kita sudah membangun embung, kemudian irigasi pompa, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan yaitu lahan rawa yang biasanya panen satu kali, jadi dua kali dan tiga kali," kata Amran.

>>> Jadwal Bebas P Diddy Maju ke Februari 2028 Usai Jalani Rehabilitasi

Melalui serangkaian langkah taktis ini, pemerintah optimistis stabilitas produksi pertanian nasional tidak terganggu oleh fluktuasi cuaca.