Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya memperkuat sinergi antardaerah dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menghadapi potensi fenomena El Nino pada 2026-2027.

Wiyagus mengatakan penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu karena dampaknya kerap melampaui batas administratif suatu daerah.

>>> David James Sarankan Liverpool Rekrut Marcus Rashford dari Manchester United

"Kita tidak bisa bekerja sendiri, kita tidak bisa memiliki ego sektoral, kemudian memiliki pemikiran bahwa ini bukan wilayah saya," kata Wiyagus saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Kementerian Dalam Negeri terus mendorong pemanfaatan skema kerja sama daerah untuk memperkuat respons terhadap bencana lintas wilayah.

Wiyagus menjelaskan Kemendagri telah memfasilitasi penguatan kerja sama tersebut melalui berbagai regulasi, antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020.

Regulasi tersebut memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk karhutla, meskipun belum tercantum dalam perencanaan pembangunan daerah sebelumnya.

>>> KAI Properti Perpanjang Peron Stasiun Bogor untuk Tingkatkan Kapasitas KRL

"Kerja sama dapat dilaksanakan untuk mengatasi kondisi darurat dan mendukung program strategis nasional," ujarnya.

Di sisi lain, Wiyagus mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam pengendalian karhutla.

Langkah tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Untuk memperkuat upaya pengendalian karhutla, Kemendagri mendorong integrasi perencanaan dan penganggaran daerah serta peningkatan kapasitas aparatur, mulai dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, hingga aparatur desa dan kelurahan.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dalam mencegah karhutla.

>>> Jasa Marga Tingkatkan Preservasi Tol Sambut Libur Sekolah

Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat kelembagaan, memberdayakan masyarakat, mengembangkan desa mandiri bebas kebakaran, serta mengoptimalkan sarana, prasarana, dan pendanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau mendatang.