Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis.

Kunjungan ini bertujuan memastikan keberlanjutan salah satu program prioritas pemerintah.

>>> Rektor UP: Nilai Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Implementasi

Dudung mengatakan pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan pada anak. Dengan deteksi dini, gangguan kesehatan dapat ditangani sejak usia sekolah.

"Melalui pemeriksaan berkala tiap tahun ini, kita berharap jika ada kendala kesehatan pada anak-anak bisa diantisipasi lebih awal sehingga mereka siap menyongsong Indonesia Emas," kata Dudung saat meninjau SMP Negeri 122 dan SD Kapuk Muara 03, dikutip dari siaran resmi Kantor Staf Presiden.

Program CKG merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi Presiden.

Program ini menyasar pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi peserta didik mulai jenjang SD, SMP, madrasah, pesantren, hingga SMA secara rutin setiap tahun.

Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau hingga 130 juta masyarakat setiap tahun. Hingga saat ini, realisasinya telah mencapai sekitar 30 persen dari target.

Menurut Dudung, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

>>> Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Gorontalo

Dengan pemeriksaan rutin, berbagai gangguan kesehatan dapat ditangani lebih cepat melalui intervensi medis yang tepat.

Pelayanan CKG di lokasi tersebut melibatkan 30 tenaga medis yang terdiri atas dokter, perawat, dan tenaga kesehatan masyarakat dari Puskesmas Kecamatan Penjaringan serta Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara.

Layanan yang diberikan mencakup delapan jenis skrining kesehatan, antara lain pengukuran tinggi badan, pemeriksaan darah, mata, tekanan darah, gigi, telinga, serta konsultasi kesehatan.