PT MRT Jakarta (Perseroda) menyambut baik dukungan Kantor Staf Presiden (KSP) bagi kelancaran pembangunan fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota.

Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional.

>>> CEO Apple Isyaratkan Harga Produk Bakal Naik Imbas Biaya Komponen Melonjak

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menyampaikan apresiasi atas perhatian KSP terhadap percepatan pembangunan. Menurutnya, dukungan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar target operasional tercapai sesuai rencana.

Hingga 25 Mei 2026, paket kontrak 201 telah mencapai progres 92,99 persen. Target operasional fase ini ditetapkan pada akhir 2027.

Stasiun Monas dan Stasiun Thamrin termasuk dalam paket kontrak 201. Keduanya dibangun bersamaan untuk mendukung integrasi transportasi.

Kunjungan KSP ke Lokasi Proyek

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, mengunjungi kawasan Blok M dan area konstruksi Stasiun Monas pada Rabu (17/6).

>>> Transaksi Pembayaran Digital Tembus 5,22 Miliar pada Mei 2026

Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi proyek strategis nasional.

Dudung didampingi Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat. Mereka meninjau Kawasan Berorientasi Transit Blok M yang telah bertumbuh kembali menjadi pusat kegiatan perkotaan.

Dudung melihat langsung hasil revitalisasi infrastruktur pendukung, seperti Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dan Blok M Hub.

Setelah itu, rombongan meninjau area konstruksi Stasiun Monas yang berada di kedalaman 18 meter di bawah permukaan tanah.

>>> Dosen IPB University Jelaskan Alasan Ilmiah Tubuh Merinding

Dudung mengapresiasi kualitas terowongan bawah tanah dan perkembangan pembangunan fase 2A yang mencapai sekitar 60 persen. "Beberapa pekerjaan sudah tuntas," katanya.