PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 15 miliar.

Langkah ini menjadi sinyal optimisme manajemen terhadap prospek bisnis perseroan.

>>> Pimpinan DPR Rencanakan Audiensi dengan Mahasiswa Demo Jumat

Jumlah saham yang akan dibeli kembali mencapai sebanyak-banyaknya 80 juta saham atau setara 1,94% dari total saham disetor penuh.

Pelaksanaan buyback dilakukan dengan memanfaatkan kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Manajemen menegaskan bahwa perseroan memiliki likuiditas yang memadai untuk melaksanakan buyback tanpa mengorbankan likuiditas maupun rencana ekspansi bisnis.

Seluruh dana yang digunakan berasal dari kas internal perseroan.

Pelaksanaan buyback diperkirakan tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional perusahaan. Kegiatan usaha tetap berjalan normal dan seluruh kebutuhan modal kerja serta pengembangan bisnis telah diperhitungkan.

Dampak Buyback terhadap Kinerja Keuangan

Berdasarkan simulasi proforma laporan keuangan per 31 Desember 2025, buyback diperkirakan menurunkan total aset dan ekuitas masing-masing sebesar Rp 15 miliar.

>>> Google Resmi Luncurkan Android 17 dengan Fokus AI dan Keamanan

Namun, aksi korporasi ini berpotensi meningkatkan nilai pemegang saham.

Laba per saham atau earnings per share diproyeksikan meningkat dari Rp 2,62 menjadi Rp 2,66.

Indikator profitabilitas seperti return on assets dan return on equity juga diperkirakan membaik seiring berkurangnya jumlah saham beredar.

Buyback tersebut tidak akan mengganggu ketentuan free float dari Bursa Efek Indonesia.

Porsi saham publik diperkirakan turun dari 20,95% menjadi 19,01%, masih di atas batas minimum free float sebesar 15%.

Perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas untuk melaksanakan transaksi buyback.

>>> Wamenkomdigi Ingatkan Bahaya Penipuan Digital Berbasis Realitas Sintetik AI

Langkah ini menjadi bagian dari upaya CHEK untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mengoptimalkan struktur permodalan di tengah volatilitas pasar.