Sebanyak 1.920 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Aceh mengikuti pawai menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Kegiatan ini digelar di Banda Aceh pada Selasa.

>>> Harga Bensin dan Solar di Selandia Baru Turun pada Mei

Pemerintah Provinsi Aceh menyatakan pawai ini menjadi pengingat tentang hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah menuju Madinah.

Hal itu disampaikan Asisten III Setda Aceh A Murthala saat membacakan pidato Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

"Bulan Muharram mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.

Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perubahan menuju keadaan yang lebih baik," kata A Murthala.

Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah ini diikuti 48 kontingen. Rinciannya, 10 kontingen TK, 10 kontingen SD, 15 kontingen SMP, dan 13 kontingen SMA.

Setiap kontingen diperkuat minimal 40 siswa, sehingga total peserta mencapai sekitar 1.920 pelajar.

>>> Berapa Kekayaan Rakin Khan? Sosok yang Dikabarkan Dekat dengan Fuji Jadi Sorotan

Murthala menambahkan, semangat perjalanan Rasulullah SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu meliputi memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas diri, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Pawai ini juga menjadi bagian dari syiar Islam yang dilakukan dengan cara santun dan penuh kegembiraan. Tema kegiatan adalah 'Semarak Muharram, Menguatkan Ukhuwah, Menebar Syiar Islam'.

Menurut Murthala, tema tersebut mencerminkan nilai-nilai penting bagi kehidupan masyarakat Aceh. Di tengah berbagai tantangan, ukhuwah harus terus dijaga dan diperkuat.

"Persatuan, saling menghormati, serta semangat gotong royong merupakan modal penting dalam membangun Aceh maju, damai, dan sejahtera," ujarnya.

Ia menekankan bahwa melalui perilaku tertib, akhlak baik, dan semangat kebersamaan, nilai-nilai Islam hadir dalam kehidupan masyarakat Aceh.

>>> Diduga 5,7 Juta Data Nasabah Bank Jatim Bocor, Bank Belum Beri Penjelasan Resmi

Hal itu menjadi landasan dalam membangun peradaban yang bermartabat.