Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengumumkan bahwa peserta dari 13 negara siap memeriahkan festival layang-layang internasional.

Kepala Disparbud Garut Beni Yoga Gunasantika menyatakan, hingga Senin (15/6), sudah terdaftar peserta dari 13 negara.

>>> Samsung Dikabarkan Incar Saham Boston Dynamics Milik Softbank

Garut International Kite Festival tidak hanya diikuti peserta mancanegara, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Negara-negara yang akan hadir antara lain Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, China, Swiss, Swedia, Prancis, Italia, dan Belgia.

Daya Tarik Baru di Pegunungan

Berbeda dari biasanya yang digelar di pantai, festival kali ini akan berlangsung di kawasan pegunungan, tepatnya di Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, kaki Gunung Papandayan.

>>> KI DKI: Kampus Berperan Strategis Kawal Perda Keterbukaan Informasi Publik

Menurut Beni, lokasi pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelayang internasional.

Pemerintah Kabupaten Garut siap mendukung penuh acara ini karena diharapkan dapat mendatangkan banyak wisatawan.

Untuk menunjang destinasi festival, infrastruktur seperti akses jalan sedang diperbaiki. "Ini kita menunggu penyelesaian infrastruktur jalan," ujar Beni.

>>> Samsung Dikabarkan Produksi Chip Otak Neuralink Generasi Berikutnya

Kegiatan direncanakan berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.