Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA.

Guncangan tersebut merusak sedikitnya 15 rumah warga di Kabupaten Parigi Moutong.

>>> Garena Rilis Kode Redeem FF 17 Mei 2026 untuk Klaim Item Gratis

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa dangkal berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer.

Episenter terletak di koordinat 1,03 Lintang Selatan dan 120,24 Bujur Timur, sekitar 42 kilometer tenggara Palu.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Gorontalo Andri Wijaya Bidin menjelaskan gempa disebabkan aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan turun (normal fault).

Getaran dirasakan kuat dengan intensitas VI-VII MMI di Palu, serta terasa hingga Gorontalo, Luwu Utara, dan Polewali Mandar.

Kerusakan dan Penanganan

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mencatat kerusakan rumah tersebar di Desa Torue, Desa Tolai, dan Desa Sausu Trans.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai merinci empat rumah rusak di Desa Torue Kecamatan Parigi Selatan, satu rumah di Desa Tolai, sembilan rumah di Desa Torue Kecamatan Torue, dan satu rumah di Desa Sausu Trans.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan petugas masih melakukan pendataan lanjutan.

"Laporan sementara mencatat kerusakan pada sejumlah bangunan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan," kata Muhari.

>>> Kebijakan Pemerintah dan Roadshow Global Bond Dorong IHSG dan Rupiah Menguat

BNPB berkoordinasi dengan tim reaksi cepat di tingkat provinsi dan kabupaten untuk memetakan kebutuhan darurat. Hingga saat ini, belum ada laporan kebutuhan mendesak dari daerah terdampak.